Matanurani, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami dugaan gratifikasi berupa pemberian fasilitas bepergian dengan menggunakan jet pribadi untuk Menteri Agama Nasaruddin Umar dari Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).
KPK juga memastikan tidak akan langsung menjustifikasi pemberian fasilitas jet ke menag tersebut sebagai gratifikasi sebelum ada klarifikasi dan bukti-bukti yang kuat.
“Kami enggak mungkin bisa serta merta langsung menjustifikasi bahwa itu salah, tetapi kami melalui proses. Nah, masalah proses itu kemudian ditindaklanjuti atau tidak, ya nanti kami pertama open source dahulu, dari media dahulu,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/2).
Setyo mengatakan, pihaknya akan mendalami alasan pemberian fasilitas jet OSO ke menag tersebut. Setelah itu, kata dia, baru diputuskan apakah masuk kategori tindak pidana gratifikasi atau tidak.
“Ya, pastinya kan seperti itu perlu pendalaman. Tidak serta-merta, kita menganggapnya dari sisi positif gitu, pemberian fasilitas atau segala macam, apakah versi itu kemudian nanti dilihat dahulu, kita pastikan dahulu apakah ada sisi-sisi yang kemudian berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan, jabatannya,” jelas Setyo.
Setyo berharap Menag Nasaruddin Umar segera memberikan respons terlebih dahulu mengenai dugaan gratifikasi tersebut tanpa harus menunggu dipanggil KPK.
“Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang dan tanpa harus dipanggil,” imbuh dia.
Bahkan, kata Setyo, lebih baik lagi jika menag berinisiatif datang ke Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK untuk menjelaskan dugaan gratifikasi tersebut. Menurut dia, hasil keterangan menag nantinya akan dianalisis dan ditelaah tim KPK.
“Di sana (Kedeputian Pencegahan dan Monitoring), ada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik yang dapat menyampaikan dan menjelaskan tentang yang sedang berkembang, isu-isu yang sedang berkembang di luar,” pungkas Setyo.
Jet Pinjaman OSO
Sebelumnya, pada Senin (16/2 2026), ramai di media sosial X mengenai kunjungan Menag Nasaruddin dengan menggunakan jet pribadi. Pada tanggal yang sama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menegaskan menag menggunakan jet pribadi saat mengunjungi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yakni pada Minggu (15/2).
Menurut Thobib, jet pribadi tersebut merupakan milik tokoh nasional Oesman Sapta Odang yang meminjamkannya untuk menag dengan alasan efisiensi waktu.
“Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan menag. Pak OSO yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk menag agar bisa hadir di tengah agenda yang padat,” ujar Thobib dalam keterangan resmi pada laman Kemenag, Senin (16/2). (Bes).





































