Home Uncategorized NTT Optimis Kurangi Pasokan Beras dari Luar Daerah

NTT Optimis Kurangi Pasokan Beras dari Luar Daerah

0
SHARE

MATANURANI.COM, Kupang, – Keberhasilan pemerintah meningkatkan produksi beras sekaligus menyetop impor beras tahun lalu memotivasi daerah untuk meningkatkan produksi beras dan palawija untuk kebutuhan daerah masing-masing

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur optimistis pada tahun 2017 dapat mengurangi jumlah pasokan beras dari luar daerah yang setiap tahunnya mencapai 115.000-120.000 ton.

“Kita optimistis tahun ini bisa mengurangi pasokan beras dari luar daerah dengan target kita bisa tekan menjadi 100.000-110.000 ton,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT Yohanis Tay Ruba di Kupang, Selasa (11/4).

Kondisi pangan secara keseluruhan di Nusa Tenggara Timur sudah jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya karena didukung peningkatan luas tanam dan hampir semua sawah irigasi dan tadah hujan di provinsi kepulauan itu telah ditanami.

Yohanis menjelaskan luas tanam padi di NTT pada musim tanam 2016-2017 mencapai 227.000 hektare, meningkat dibandingkan capaian musim tanam sebelumnya sebanyak 216.000 hektare.

“Tahun sebelumnya itu kita lihat di Kabupaten Kupang, Rote, Sumba Tengah dan beberapa lainnya mengalami kekeringan sehingga tidak maskimal, namun kali ini tidak, curah hujan lebih merata dan banyak lahan yang ditanami sehingga suplai pangan kita lebih baik,” katanya lagi.

Menurut dia, kebutuhan beras untuk seluruh masyarakat di Nusa Tenggara Timur dalam setahun mencapai sekitar 800.000 ton. Dari jumlah kebutuhan tersebut, lebih dari 650.000 ton mengandalkan pasokan beras lokal dan sisanya 115.000-120.000 ton untuk beras sejahtera (rastra), stok beras pemerintah, serta beras jatah pegawai negeri sipil dan TNI-Polri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here