Matanurani, Jakarta – Kebijakan proteksionisme Amerika Serikat (AS) dinilai dapat melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pemerintah juga berupaya perkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dengan meningkatkan ekspor barang hingga promosi pariwisata.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Bambang Brodjonegoro menyatakan, negara jangan hanya berhenti pada kegiatan ekspor barang saja. Dia menuturkan, sektor ekspor jasa seperti pariwisata juga harus gencar dipromosikan.
“Kita punya ekspor jasa. Sektor prioritas pemerintah yang gencar dipromosikan itu pariwisata. Ekspor jasa lewat turisme itu bisa memperkuat rupiah secara permanen,” ujar dia dalam “Seminar Nasional: Prioritas Pemerintah untuk Menyelesaikan Masalah Ekonomi Jangka Pendek” di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (8/3).
Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), kata dia, telah mengeluarkan rekomendasi investasi terkait sektor pariwisata. Ia meminta partisipasi pemerintah daerah untuk meningkatkan perhatian kalau pariwisata itu penting.(Lip).





































