Home News Pelibatan Anak Pada Aksi Terorisme Tunjukkan Level Radikalisasi Indonesia Meningkat

Pelibatan Anak Pada Aksi Terorisme Tunjukkan Level Radikalisasi Indonesia Meningkat

0
SHARE
Koordinator Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid

Matanurani, Jakarta – Pelibatan anak-anak pada aksi serangan di Minggu (13/5) pagi kawasan Surabaya menunjukkan bahwa level radikalisasi di Indonesia naik ke tingkat yang lebih lanjut. Hal ini diungkapkan putri Gus Dur sekaligus Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid.

Alissa menjelaskan, Jaringan Gusdurian sendiri sebelumnya sudah sering mengingatkan pemerintah akan bahayanya sistem baru dalam aksi terorisme di Indonesia. Jika dulu terorisme hanya dilakukan orang-orang terlatih, kini, lanjut Alissa, aksi terorisme bisa dilakukan oleh sekelompok orang biasa seperti pelaku peledakan di tiga Gereja kawasan Surabaya.

Hal ini, tambah Alissa, jauh lebih berbahaya karena cara tersebut bisa disisipi ke semua golongan termasuk anak-anak. Para orang tua yang sudah terinspirasi dengan ideologi teroris, kata Alissa, tidak segan-segan untuk membawa serta anaknya dalam aksi tersebut.

“Iya karena itu ideologis, yang orangnya percaya ini jalan yang baik, itu kan parah kalau sudah ideologis, susah menghentikannya, jadi menurut saya sudah naik level,” terang Alissa Senin (14/5).

Jika dibiarkan, jelas Alissa, bukan tidak mungkin anak-anak lainnya menjadi korban dari ideologi terorisme yang dianut oleh orang tua mereka. Alissa pun meminta pemerintah untuk segera melakukan pencegahan dini terorisme.

“Jadi pelibatan anak dan aksi sekeluarga ini menurut saya menjadi penanda aksinya sangat ideologis, karena mereka meyakini ini cara mereka dapatkan surga. Jadi tidak pandang anak ini sebagai korban tapi justru sebagai pejuang dan pemenang,” ungkapnya.

Seperti diketahui pelaku peledakan di tiga Gereja di kawasan Surabaya adalah satu keluarga. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah mengecam aksi tersebut. Menurutnya tindakan terorisme saat ini sangat biadab dan di luar batas kemanusiaan. Sebab rela menjadikan anak dalam aksi peledakan bom.(Inf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here