Home Nasional Bobby Tawarkan Investasi Toba Caldera Resort US$1,73 Miliar di IMT-GT

Bobby Tawarkan Investasi Toba Caldera Resort US$1,73 Miliar di IMT-GT

0
SHARE

 

Matanurani, Jakarta – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menawarkan investasi Toba Caldera Resort senilai US$1,73 miliar sebagai salah satu proyek unggulan Sumut dalam Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Medan, Kamis (10/9).

Bobby menyampaikan proyek tersebut saat bertindak sebagai Chair of the Chief Ministers’ and Governors’ Forum (CMGF) pada sesi pelaporan hari terakhir pertemuan IMT-GT ke-32 di Hotel JW Marriott Medan.

“Di Sumatera Utara, kami dengan senang hati melaporkan proyek unggulan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei seluas 1.934 hektare. Toba Caldera Resort senilai US$1,73 miliar di Danau Toba. Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS) seluas 2.445 hektare dan pusat ekonomi kreatif, MICE, serta smart city terpadu di Deliserdang,” kata Bobby dalam keterangan resmi Diskominfo Sumut, Kamis (10/9).

Selain Toba Caldera Resort, Bobby memaparkan KEK Sei Mangkei dengan luas 1.934 hektare dan Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS) seluas 2.445 hektare. Pemprov Sumut juga menawarkan pusat ekonomi kreatif, meeting, incentive, convention and exhibition (MICE), serta smart city terpadu di Deliserdang.

Dalam forum tersebut, Bobby juga menyampaikan lima rekomendasi CMGF, termasuk mobilisasi sumber daya di sepanjang koridor ekonomi IMT-GT, integrasi konsep hijau, serta pemanfaatan kolaborasi Asian Development Bank (ADB) dan ASEAN untuk dukungan teknis dan finansial bagi proyek koridor dan inisiatif Green City.

Paparan tersebut menjadi bagian dari upaya Sumut memperkenalkan proyek strategis dan peluang investasi kepada negara anggota IMT-GT. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan forum IMT-GT diharapkan dapat mempercepat proyek-proyek strategis di kawasan, termasuk kawasan ekonomi khusus.

Airlangga juga berharap kawasan ekonomi khusus yang berada di Sumut dapat meningkat melalui integrasi kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

“Ini didorong untuk percepatan daripada proyek-proyek strategis di kawasan. Salah satunya kita lihat dari berbagai negara mempersiapkan Special Economic Zone, baik itu Malaysia, Thailand, maupun Indonesia. Oleh karena itu, saya berharap bahwa Special Economic Zone yang ada di Sumatra Utara juga bisa meningkat karena ini menjadi integrasi daripada kerja sama di kawasan ini,” kata Airlangga. (Bis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here