Home Benny's Wisdom HUT Koperasi 71, Benny Pasaribu: Gerakan Mengkorporasikan Koperasi

HUT Koperasi 71, Benny Pasaribu: Gerakan Mengkorporasikan Koperasi

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Pasaribu mengingatkan koperasi memiliki peran dan kontribusi dalam menggerakkan dan membangun ekonomi rakyat Indonesia.

“Keberadaan koperasi sangat fundamental dalam mendorong kemandirian perekonomian bangsa dan menjadi andalan lapisan masyarakat bawah khususnya petani untuk memperbaiki kesejahteraannya,” kata Benny kepada matanurani dalam rangka HUT Koperasi 71 hari ini di Jakarta, Kamis (12/7).

Benny mencatat sebagaimana data BPS tahun 2017 lalu, total kontribusi koperasi terhadap Pendapatan Domestik Bruto baru mencapai 23,27%. Yakni 4,41% kontribusi kelembagaan koperasi, dan 18,86% kontribusi pelaku usaha yang juga anggota koperasi.

“Artinya, optimisme dan peran koperasi saat kini bisa dibilang belum memuaskan dalam hal kontribusinya mendorong peningkatan PDB. Pasalnya, lagi-lagi persoalan modal usaha yang acapkali jadi kendala utama dalam pengembangan usaha koperasi. Belum lagi pola pengelolaan koperasi yang cenderung kuno dan klasik dalam menjalankan fungsinya di masyarakat khususnya dalam mensejahterakan petani,” ungkap Benny.

Namun lanjut Benny, berangkat dari optimisme akan peran koperasi itu pemerintah sudah menggenjot penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai kontribusinya dalam memberikan suntikan modal tambahan kepada koperasi untuk membiayai beban operasional yang timbul saat menggeluti usaha yang dikembangkan.

“Dana -dana desa telah di injeksi ke berbagai daerah sebagai upaya percepatan kemajuan ekonomi rakyat,” terang Benny.

Disamping itu kata Benny, peran perbankan pun telah di dorong menyediakan pembiayaan untuk usaha-usaha koperasi sebagai upaya mendukung program pemerintah. Hal itu tentu menjadi pengingat pentingnya menjunjung keadilan dan pemerataan yang selama ini telah menjadi prinsip yang menaungi koperasi.

“Namun, sudah cukupkah optimisme itu dilakukan untuk menggerakkan ekonomi yang berbasis kerakyatan?. Apakah dasar dan ukuran kesejahteraan para petani di daerah sudah tercapai dengan keberadaan koperasi-koperasi di daerah?. Pastinya belum cukup dan merata,” jelas Benny.

Korporasi Koperasi

Menurut tokoh peduli petani ini sesungguhnya hal yang krusial dan penting, disamping dukungan pemerintah dan pembiayaan perbankan,  pelaku-pelaku usaha koperasi perlu menggunakan cara-cara korporasi dalam mengelola dan bekerja untuk meningkatkan usahanya.

Korporasi koperasi dimaksudkan Benny untuk mengubah pola kerja koperasi agar lebih modern.

“Bukan kemudian koperasi dibawah konglomerat, namun membuat koperasi berorientasi pada manajemen dan apliakasi-aplikasi modern, cara-cara pengolahan industrinya pun modern dan sekaligus sebagai wadah usaha yang memasarkan ke konsumen atau ke industri retail dengan cara-cara modern pula dengan sebuah manajemen yang baik,” kata Benny.

Dengan kata lain menurut Benny koperasi yang dijalankan perlu profesional seperti korporasi dalam mengolah dan menjual produk-produk usahanya secara mandiri. Korporasi koperasi akan membuat skala usaha menjadi lebih besar seperti perusahaan besar tapi milik petani. Mulai dari alat mesin pertanian, bibit, pupuk sampai pengemasan semuanya ada di lokasi.

Selanjtnya kata Benny koperasi diberikan pendampingan untuk membantu menyediakan pinjaman modal dengan melakukan berbagai kajian. Sehingga pada masa tanam, petani dan koperasi selalu berkoordinasi. Panennya pun kemudian diolah dengan menggunakan teknologi yang modern.

“Dengan begitu gerakan ekonomi kerakyatan ini perlu tetap didasari dengan mempertahankan eksistensi kelembagaan koperasi terutama untuk memperkuat posisi tawar warga desa,” jelas Benny

Pemberdayaannya pun menurut Benny dapat dilakukan melalui kerjasama kemitraan dengan BUMN dan BUMD terutama dalam menangani pemasaran hasil-hasil produksi desa dan mengembangkan klaster industri berbasis produk unggulan lokal atau daerah.

“Sehingga dengan korporasi koperasi¬† ekonomi rakyat berjalan dan mampu menghasilkan nilai tambah dan daya saing yang lebih berkelanjutan,” pungkas Benny. (Smn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here