Matanurani, Bekasi – Kali Bekasi kembali berbusa Kamis (18/10) pagi. Tidak hanya lautan busa, bau tak sedap juga tercium. Bahkan tumpukan busa hampir menutupi seluruh permukaan Kali Bekasi di Jalan Mayor Madmuin Hasibuan.
Menanggapi kabar ini, Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Benny Pasaribu menilai bahwa tidak semua persoalan lingkungan jadi urusan pemerintah pusat. Peranan Pemerintah daerah juga penting.
“Persoalan lingkungan tidak boleh dibiarkan. Dan tak semua persoalan lingkungan jadi urusan pemerintah pusat. Peranan Pemerintah daerah juga penting.
Dan jangan ada lagi pembiaran, karena Issue sustainability atau social & environment sudah sangat mengemuka. Kita juga sudah terikat dengan kesepakatan dunia (G20) untuk sustainability ini” kata Benny kepada matanurani, di Jakarta, Kamis (18/10).
Untuk itu sambung Benny, melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 51 tahun 2017, bank seyogyanya sudah wajib menjalankan pembiayaan berbasis social & environment risk management, yang disebut sebagai sustainable financing.
“So, mari kita dukung agar tidak terjadi lagi pelanggaran seperti ini,” pungkas Benny.
Sebelumnya, Kali Bekasi sempat berbusa akhir September kemarin. Namun busa yang terlihat tak sebanyak seperti saat ini. (Smn).





































