Home Nasional Purbaya Semprot Ekonom yang Sebut Pertumbuhan 5,61 Persen Cuma di Atas Kertas

Purbaya Semprot Ekonom yang Sebut Pertumbuhan 5,61 Persen Cuma di Atas Kertas

0
SHARE

 

Matanurani, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons sejumlah pihak yang menyebut pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen hanya di atas kertas. Dia menegaskan, data pertumbuhan didapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan survei lapangan.

“Ya di atas kertas, tapi kan kertasnya ada data-data. Itu kan BPS mengumpulkan data dari mana-mana, kan,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Kamis (28/5).

Data BPS Disebut Berdasarkan Kondisi Lapangan
Bendahara negara itu menegaskan, data-data yang didapatkan oleh BPS bersumber dari indikator berupa konsumsi belanja hingga penjualan transportasi.

“Kenyataannya adalah angka itu dari survei BPS. Masukkan catatan-catatan pengeluaran ekonomi oleh BPS. Di samping itu ditambah cross-check dengan angka penjualan mobil, angka penjualan motor, belanja masyarakat, belanja konsumen, dan juga konsumsi listrik. Itu tidak otomatis sama dengan PDB-nya. Tapi sebagai checkpoint, betul tidak angka itu? Ketika tentunya naiknya kencang semua, berarti seperti itu,” jelasnya.

Purbaya Ngaku Turun Langsung ke Pasar
Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu pun mengatakan, bahwa dirinya juga melakukan survei langsung ke mall dan pasar untuk melihat apakah ada peningkatan daya beli masyarakat.

“Dan saya juga iseng-iseng ke pasar, bukan mau jalan-jalan, tapi mau lihat belanja masyarakat bagaimana sih? Ramai terus di mana-mana. Di Jogja ramai, di Surabaya ramai, di Bandung ramai, di Jakarta ramai, di pasar juga ramai. Mungkin kalau dibilang ada tempat yang tidak ramai, pasti ada. Apalagi kalau diambil fotonya jam 2 malam,” tuturnya.

Ekonomi Diakui Belum Pulih Sempurna
Meski demikian, Purbaya mengakui bahwa kondisi ekonomi belum sepenuhnya sempurna. Oleh karena itu, butuh waktu untuk membangkitkan kondisi ekonomi secara merata.

“Cuma begitu, ekonomi kan mungkin belum sempurna 100 persen. Ini kan kita baru mulai bangkit dari pertemuan yang lambat ke pertemuan yang lebih cepat. Perlu waktu menyebarkan ekonomi secara merata,” ucapnya.(Ini).

SHARE
Previous articlePiala Dunia Rasa Arisan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here