Home Nasional Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras, Ada yang Pingsan Sampai Masuk Rumah Sakit

Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras, Ada yang Pingsan Sampai Masuk Rumah Sakit

0
SHARE

 

Matanurani, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengatakan jajaran menteri dan pembantunya bekerja keras menjalankan berbagai kebijakan transformatif selama 21 bulan pemerintahannya. Saking beratnya beban kerja tersebut, Prabowo menyebut ada menteri yang harus masuk rumah sakit, pingsan, hingga menjalani operasi.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo kemudian menyinggung kerja keras para menteri dan pembantunya dalam menjalankan berbagai kebijakan tersebut. Dia mengatakan tingginya intensitas pekerjaan membuat sejumlah anggota kabinet mengalami kelelahan hingga harus mendapatkan perawatan medis.

“Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja. Beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit, ada yang pingsan, ada yang dioperasi, banyak yang kecapekan,” tutur Prabowo.

Presiden ke-8 RI itu pun mengaku berjanji kepada para pembantunya untuk memberikan waktu istirahat yang lebih banyak pada sisa masa jabatannya.

“Saya berjanji kepada mereka bahwa dalam sisa masa jabatan saya ini saya akan memberi lebih banyak waktu istirahat untuk mereka,” katanya.

Namun, Prabowo kemudian melontarkan gurauan mengenai janji tersebut. Menurutnya, para menteri justru merespons bahwa janji tersebut kemungkinan sulit diwujudkan.

“Dan mereka menjawab janji tinggal janji,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan pemerintahannya telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari pemerintahan. Kebijakan tersebut ditujukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan negara, termasuk masalah yang telah berlangsung selama puluhan tahun

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintahan yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” kata Prabowo.

Menurutnya, jumlah tersebut menunjukkan pemerintah rata-rata menetapkan satu kebijakan transformatif setiap lima hari.

“Sebagian masalah-masalah itu telah berpuluh-puluh tahun tidak bisa kita selesaikan. Artinya, kita bisa mengatakan bahwa kita telah memutuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari,” tandas Prabowo. (Bis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here