Home Nasional Jokowi Ingin 2018 Fokus Pada Peningkatan SDM

Jokowi Ingin 2018 Fokus Pada Peningkatan SDM

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya bahwa pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk mengurangi kemiskinan.

Kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengurangi indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan baik di perkotaan maupun pedesaan. Oleh karena itu, saya ingatkan angka inflasi, stabilitas harga bahan-bahan kebutuhan pokok harus terus dikendalikan, ujar Jokowi dalam arahannya pada Sidang Kabinet Paripurna dengan tema Program dan Kegiatan Tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).

Jokowi pun mengingatkan, progam ranstra dan pangan non tunai yang rencananya akan didistribusikan di awal tahun segera dijalankan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Kemudian program cash for work baik melalui skema dana desa atau melalui program padat karya di Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementan, Kementerian Kelautan dan Perikanan harus segera dikerjakan, katanya.

Pada kesempatan ini, Jokowi juga menerima laporan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa anggaran desa sebesar 20 persen sudah bisa dicairkan pada bulan Januari ini.

Seharusnya dana desa bisa segera dieskekusi untuk dukung program-program cash for work. Saya juga ingin pada 2018 kita memberikan perhatikan kepada peningkatan investasi SDM sumber daya manusia karena jumlah penduduk kita 250 juta, 60 persen diantaranya adalah anak-anak muda,paparnya.

Ia menegasakan bahwa bonus demografi harus digunakan sebagai kekuatan dan peluang bangsa melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang sudah mulai dijalankan sejak 2017.

Kita harus terus memperbaiki piramida kualifikasi tenaga kerja kita agar menjadi tenaga kerja yang terlatih, terampil agar terserap semuanya ke dalam industri-industri kita, ungkapnya.

Jokowi pun menginginkan agar keahlian dan keterampilan yang diajarkan di sekolah-sekolah vokasi harus benar-benar tersambung dengan dunia kerja.

Harus tersambung dengan kebutuhan industri dan kita juga tidak boleh melupakan calon tenaga kerja yang saat ini mayoritas masih berpendidikan SD dan SMP. Harus kita upgrade, kita perbaiki, kita tingkatkan kompetensinya melalui program pelatihan kerja, pemagangan dan program sertifikasi yang sudah kita mulai tapi harus kita perluas sesuai kebutuhan industri-industri kita, jelasnya.

Lebih jauh, Jokowi meminta seluruh jajarannya untuk segera mengeksekusi program dan kegiatan kerja yang telah direncanakan untuk tahun ini.

Saya ingatkan karena DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran) sudah saya serahkan di akhir 2017, saya minta seluruh kementerian lembaga segera mengeksekusi program dan kegiatan kerja yang telah direncanakan, katanya.

Terakhir, Jokowi meminta seluruh jajarannya agar tidak terpaku pada kebiasan-kebiasaan dan rutinitas lama yang bersifat monoton.

Hal-hal yang business as usual harus kita buang. Harus kita jadikan 2018 kerja yang kita mulai dari awal, sehingga kita harapkan sekali lagi kemiskinan, ketimpangan dan keterbelakangan bisa kita tuntaskan, tandasnya.(Ini).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here