Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan saat ini terus menyiapkan peningkatan-peningkatan infrastruktur agar Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dengan negara lain.
Hal ini disampaikan Jokowi dihadapan para Siswa Taruna Nusantara yang berkunjung ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (9/4).
“Pemerintah sekarang memang menyiapkan tahapan besar pertama. Baru menyiapkan fondasi infrastruktur dalam rangka kompetisi persaingan. Kenapa jalan tol dibangun? Airport baru atau yang sudah ada diperluas, pelabuhan juga karena itu basic landasan,” jelas Jokowi.
Ia pun menjanjikan pelabuhan besar di Sumatera yakni Kuala Tanjung akan selesai pada akhir tahun ini. Dengan pembangunan pelabuhan ini, ia mengharakan kapal besar bisa masuk sana.
“Tanjung Priok juga diperluas jadi kapal sebesar apapun bisa masuk. Makassar New Port juga sampai Sorong kami bangun. Tanpa itu, 17 ribu pulau yang kita miliki butuh infrastruktur. Konektivitas antarpulau provinsi, kabupaten/kota butuh sarana prasarana yang saya sampaikan. Kalau itu belum jangan berpikir urusan fundamental belum dikerjakan,” paparnya.
Kepala Negara menambahkan, pembangunan pelabuhan kecil di Halmahera juga diperlukan. Pasalnya, perlu ada pelabuhan penghubung pulau untuk mengantarkan semen, sembako dan lainnya.
“Membawa dari sana seperti palawija nggak mungkin bisa. Inilah yang sering saya sampaikan, tol laut menyambungkan antarpulau, provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Lebih jauh, Jokowi meyakini bahwa beberapa tahun ke depan Indonesia akan menjadi negara besar dengan memiliki peringkat ekonomi terkuat di dunia.
“Dengan usaha keras, kerja keras dan meyakini apa yang saya sampaikan, 2045 itu betul-betul Indonesia menjadi negara yang masuk lima besar ekonomi terkuat di dunia,” ucapnya. (Ini).





































