
Matanurani, Jakarta – Dalam rentang dua bulan terakhir, sejumlah pejabat negara bergantian mengunjungi Indonesia. Setelah mendapat kunjungan dari Raja Swedia Carl XVI Gustaf, Menteri Luar Negeri (Menlu) Luksemburg Jean Asselborn juga akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia.
Asselborn akan melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu RI Retno LP Marsudi pada 30 Mei mendatang. Kunjungan tersebut menandakan hubungan bilateral yang intensif antara Indonesia dengan Luksemburg. “Indonesia dan Luksemburg memiliki hubungan yang cukup intensif dalam bidang keuangan dan investasi. Fokusnya adalah meningkatkan investasi Luksemburg di Indonesia,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir di Jakarta, Jumat (26/5).
Seperti diketahui Luksemburg menempati urutan keempat di antara negara Eropa lain terkait investasi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi tersebut pada 2016 bernilai 181,9 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp2,4 triliun dari 117 proyek.
“Angka tersebut merupakan peningkatan dari 2015 yaitu sebanyak 37 proyek dengan nilai 66,65 dolar AS. Luksemburg sangat antusias mengembangkan hubungan bilateral dengan Indonesia,” kata Direktur Eropa 1 Kementerian Luar Negeri RI, Dino R Kusnadi.
Selain kerjasama investasi dan keuangan, kedua menlu juga akan membahas kerjasama di bidang lainnya. “Sebagai salah satu pusat keuangan dunia, kita ingin meningkatkan kerjasama perbankan dan investasi. Selain itu, membahas kerjasama transportasi udara dan bidang telekomunikasi. Untuk terorisme, kita lihat bisa bahas secara seksama, tetapi harus lihat secara konkret seperti apa kerjasamanya,” tambah Dino. (Oke).



































