Home News Survei : 61,8 Persen Pemilih Pemula Setuju Pembatasan Usia Capres-Cawapres

Survei : 61,8 Persen Pemilih Pemula Setuju Pembatasan Usia Capres-Cawapres

0
SHARE

Matanurani, Jakarta -Pembatasan usia calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) menjadi materi survei KedaiKOPI. Hasilnya, mayoritas sepakat dengan kebijakan tersebut

Peneliti senior KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah memaparkan, pemilih pemula yang menjadi responden survei ditanya apakah diperlukan untuk batas minimal dan maksimal dari capres maupun cawapres.

“Hasilnya, sebanyak 61,8 persen responden menjawab ya. Dan 38,2 persen responden menjawab tidak,” ujar Ashma dalam siaran persnya, Kamis (12/10).

Dia mengatakan, hasil survei juga menunjukkan dari total mayoritas responden yang mendukung kebijakan pembatasan usia capres-cawapres, kebanyakan mendukung pembatasan usia ke atas atau maksimum, dan mengatakan tidak untuk yang ke bawah atau minimum.

“Rata-rata batas usia minimal antara 38-39 tahun dan usia maksimal di 58 tahun. Menariknya, penolakan terhadap batas usia minimal lebih banyak di generasi yang lebih muda,” tuturnya.

Selain itu, Ashma menyebutkan kecenderungan mayoritas pemilih pemula menolak apabila usia dianggap sebagai tolak ukur menentukan pengalaman sosok calon pemimpin.

“Dan dalam pemilihan kepemimpinan nasional, menurut pemilih pemula track record menjadi pertimbangan utama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ashma memaparkan hasil diskusi mendalam KedaiKOPI terhadap pemilih pemula yang menganggap tidak penting adanya usia minimal, namun merasa perlu untuk membatasi usia maksimal presiden antara 60-65 tahun.

“Alasannya supaya performa presiden bisa lebih ideal dan tidak terganggu keterbatasan fisik,” paparnya.

Salah satu narasumber dalam diskusi mendalam Kedai Kopi, Sigi mengungkapkan pendapatnya terkait pandangan tersebut.

“Karena presiden kan tugas berat ya, harus sering ke lapangan, ketemu orang. Jangan tua-tua, kasihan. Biar kerjanya lebih produktif dan nggak cepat capek,” ujar seorang pemilih pemula itu.

Survei KedaiKOPI mengenai hal tersebut dilakukan pada 5 hingga 16 September 2023, menggunakan metode wawancara tatap muka dengan 1.213 responden dari 38 provinsi, dengan usia responden antara 17 hingga 65 tahun.

Adapun margin of error survei ini terdapat kurang lebih 2,81 persen, dengan interval kepercayaan mencapai 95 persen. (Rmo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here