Home Nasional Pemerintah Siapkan ‘Insentif’ untuk Keluarga Rentan Miskin

Pemerintah Siapkan ‘Insentif’ untuk Keluarga Rentan Miskin

0
SHARE
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro

Matanurani, Jakarta — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan keluarga yang masuk kategori rentan miskin harus dijaga agar tidak kembali jatuh miskin. Sejumlah ‘insentif’ pun bakal disiapkan pemerintah.

“Orang sudah keluar dari kemiskinan, tapi keluar dari kemiskinan kan ada garis nih. Ada yang keluarnya cuma naik di atasnya sedikit, ada yang sudah jauh. Kalau sudah jauh itu relatif aman, tapi yang dekat-dekat ini yang kita sebut sebagai rentan miskin,” ujar Bambang di Jakarta, Rabu (18/7).

Bambang menuturkan, penduduk rentan miskin adalah penduduk yang dikategorikan dalam 40 persen penduduk dengan penghasilan terendah. Pemerintah fokus agar penduduk rentan miskin ini tidak kembali berada di bawah garis kemiskinan.

“Bagaimana menjaga supaya yang rentan miskin ini tidak kembali menjadi miskin? Solusinya yaitu berbagai bantuan ini diberikan sampai 40 persen tadi. Misalkan BPJS Kesehatan 40 persen sampai income terendah, jadi mereka masih dapat. Mungkin yang bantuan pendidikan juga ada, tapi beras sama BPNT dan PKH tidak lagi. Untuk keluarga sepert ini maka yang paling penting pemberdayaan ekonomi,” kata Bambang.

Pemberdayaan ekonomi, lanjut Bambang, ada dua yaitu lapangan kerja dan kemudahan berusaha. Lapangan kerja sendiri harus diciptakan dan tidak cukup hanya dari anggaran pemerintah, namun juga harus dari investasi.

“Satu lagi, supaya orang ini bisa bekerja, kalau bisa pendidkannya sudah sesuai dengan kebutuhan pemberi kerja,” ujar Bambang.

Sementara itu, untuk kemudahan berusaha sendiri, Bambang menekankan pentingnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). UMKM ini harus didukung dengan akses pasar, kredit mikro, dan juga kemitraan.

“Jadi intinya semua program pemberdayaan ekonomi harus kita fokuskan agar yang rentan miskin tidak kembali miskin. Dan satu kelebihannya dari program-program pemberdayaan ekonomi ini yaitu sekaligus mengurangi ketimpangan karena ia menciptakan pengusaha-pengusaha baru meski dari level mikro dan kecil, menjadi lebih banyak,” kata Bambang. (Ant).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here