Home Nasional Kunjungan Turis Asing ke Sumut Naik 10,64%, tapi Okupansi Hotel Bintang Turun

Kunjungan Turis Asing ke Sumut Naik 10,64%, tapi Okupansi Hotel Bintang Turun

0
SHARE

 

Matanurani, Medan – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatra Utara mencapai 31.349 kunjungan pada Agustus 2026, naik 10,64% dibandingkan Juli 2026 yang sebanyak 28.334 kunjungan. Di tengah kenaikan tersebut, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang justru turun secara bulanan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat TPK hotel bintang pada Agustus 2026 sebesar 42,85%, turun 2,54 poin dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 45,39%. Namun, jika dibandingkan dengan Agustus 2025, TPK hotel bintang masih meningkat 1,34 poin dari 41,52%.

BPS Sumut menyebut kenaikan kunjungan wisman pada Agustus 2026 menjadi rekor baru dalam tren kunjungan sejak Januari 2025.

“Dilihat dari tren Januari 2025–Agustus 2026, jumlah kunjungan wisman menunjukkan pola fluktuatif dan mulai cenderung meningkat meskipun sempat menurun pada bulan Juni 2026. Puncak kunjungan tertinggi kini mencatat rekor baru, yaitu pada bulan Agustus 2026 dengan jumlah sebanyak 31.349 kunjungan,” tulis BPS Sumut melalui akun Instagram resminya.

Secara tahunan, jumlah wisman pada Agustus 2026 juga meningkat 4,38% dibandingkan dengan Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 30.034 kunjungan. Secara kumulatif, jumlah wisman sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai 207.785 kunjungan, naik 7,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 193.758 kunjungan.

Berdasarkan pintu masuk, Bandara Internasional Kualanamu masih menjadi jalur utama kedatangan wisman ke Sumatra Utara. Pada Agustus 2026, sebanyak 31.105 kunjungan atau 99,22% dari total wisman masuk melalui Kualanamu.

Sementara itu, Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai mencatat 238 kunjungan dan Pelabuhan Laut Belawan sebanyak 6 kunjungan.

Dari sisi moda transportasi secara kumulatif Januari–Agustus 2026, mayoritas wisman datang melalui jalur udara dengan 205.793 kunjungan, sedangkan melalui jalur laut tercatat 1.992 kunjungan.

Di sisi lain, BPS mencatat penurunan TPK terjadi pada mayoritas klasifikasi hotel bintang secara bulanan. TPK hotel bintang 5 turun paling dalam sebesar 7,65 poin menjadi 55,79%, disusul hotel bintang 3 yang turun 4,33 poin menjadi 35,64%. TPK hotel bintang 1 juga turun 2,09 poin menjadi 24,97%, sedangkan hotel bintang 4 turun 0,49 poin menjadi 50,40%. Hanya hotel bintang 2 yang mengalami kenaikan, yakni 2,78 poin menjadi 43,33%.

BPS Sumut menegaskan kondisi TPK tersebut dalam unggahan resminya. “Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sumatera Utara pada Agustus 2026 memiliki rata-rata 42,85 persen atau mengalami penurunan sebesar 2,54 persen poin dibandingkan Juli 2026 (m-to-m) dengan rata-rata sebesar 45,39 persen,” tulis BPS Sumut.

Meski turun secara bulanan, kinerja hotel bintang masih lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. TPK pada Agustus 2026 mencapai 42,85%, sedangkan pada Agustus 2025 berada di level 41,52%.

“Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, TPK mengalami peningkatan secara y-on-y sebesar 1,34 persen poin dengan TPK hotel bintang sebesar 41,52 persen pada Agustus 2025,” tulis BPS Sumut.

Sementara itu, tingkat penghunian kamar hotel nonbintang juga mengalami penurunan. TPK hotel nonbintang pada Agustus 2026 tercatat sebesar 23,83%, turun 1,44 poin dibandingkan dengan Juli 2026 yang mencapai 25,26%. Secara gabungan, TPK hotel bintang dan nonbintang berada pada level 30,61%, turun 1,85 poin secara bulanan.

Selain tingkat hunian, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel bintang juga turun tipis menjadi 1,28 malam pada Agustus 2026, dibandingkan dengan 1,29 malam pada Juli. Khusus tamu asing, rata-rata lama menginap turun dari 1,62 malam menjadi 1,34 malam.

Dari sisi negara asal, wisatawan Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Sumatra Utara dengan 16.491 kunjungan atau 52,60% dari total wisman pada Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat 40,85% dibandingkan Juli 2026.

Selanjutnya, wisman asal Singapura tercatat 1.609 kunjungan, Jerman 1.139 kunjungan, Tiongkok 989 kunjungan, dan Prancis 873 kunjungan. Secara keseluruhan, 10 negara pasar utama menyumbang 75,61% dari total kunjungan wisman Sumatra Utara pada Agustus 2026.

Dengan demikian, kenaikan arus wisatawan mancanegara pada Agustus 2026 belum diikuti oleh peningkatan tingkat hunian hotel secara bulanan. Meski demikian, kedua indikator tersebut masih menunjukkan pertumbuhan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. (Bis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here