Home Nasional Jokowi: Semua Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan

Jokowi: Semua Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia dianugerahi Tuhan hidup sebagai bangsa yang majemuk, beragam, dan berbeda-beda. “Semua perbedaan itu tidak harus diseragamkan, tidak juga harus ditiadakan,” kata Jokowi dalam sambutan acara Dharma Santi Nasional di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Sabtu, (7/4).

Menurut Jokowi semua perbedaan dan keragaman, justru diikat dengan persaudaraan sejati, kebersamaan, dan kesadaran yang kuat bahwa masyarakat Indonesia adalah saudara sebangsa dan setanah air.

Jokowi mengatakan Indonesia memiliki 714 suku yang mendiami lebih dari 17 ribu pulau dengan agama yang berbeda. Menurut Jokowi, Indonesia juga memiliki bahasa daerah lebih dari 1100 yang beragam, berbeda, serta ekpresi seni budaya yang beraneka warna. “Perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, sekali lagi bukan penghalang bagi kita untuk bersatu,” kata Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan bangsa Indonesia akan tetap berdiri kokoh sampai berwindu-windu lamanya. Hal itu terjadi jika semua anak bangsa, apakah dia Muslim, Kristen, Hindu, Budha, Konghocu bisa tetap bersatu.

Bersatu yang dimaksud Jokowi adalah bersatu menghadapi kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengatakan Indonesia mungkin bubar pada 2030 jika mengacu kepada buku fiksi ilmiah berjudul Ghost Fleet: A Novel of the Next World War karya P.W. Singer and August Cole. Pernyataan dia viral setelah diunggah di akun Twitter dan Facebook resmi Partai Gerakan Indonesia Raya.

Prabowo menilai Indonesia mungkin bubar lantaran elite Indonesia saat ini tak peduli, meski 80 persen tanah di Indonesia dikuasai satu persen rakyat. Elit juga dinilai abai saat sebagian besar kekayaan Indonesia diambil pihak asing. (Tem).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here