Matanurani, Jakarta – Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai antusiasme publik yang hadir dalam kampanye bukanlah menjadi tolak ukur dalam mendukung pasangan capres-cawapres.
“Saya pikir sepi atau ramai itu tidak selalu menjadi paramater antusiasme publik dalam mendukung calon masing-masing,” ujar Wasisto Raharjo Jati dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/4).
“Asumsi tersebut bisa benar dan tidak. Kalau itu benar, Jokowi juga masih punya kantong suara lainnya selain Solo. Kalau itu tidak, sebagian besar massa itu datang dari luar kota Solo,” pungkasnya. (Tag).




































