Matanurani, Medan – Korea Rail Network Authority salah satu perusahaan BUMN di Korea yang bergerak di bidang transportasi massal seperti Light Rapid Transportation dan Bus Rapid Transportation dan konstruksi, berminat dan tertarik bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membangun transportasi massal di daerah itu.
“Korea Rail Network Authority tertarik berinvestasi di Sumut karena melihat besarnya potensi perekonomian disini,” kata General Manager Divisi Luar Negeri Korea Rail Network Authority, Dae-Geun Park saat beraudiensi ke Pemerintah Provinsi Sumut di Medan, Kamis (15/3)
Dae Geun mengatakan perekonomian yang bertumbuh dan memiliki penduduk yang besar, daerah Sumut perlu membutuhkan transportasi massal.
“Manajemen siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumut untuk membangun transportasi massal,” katanya.
Sementara Pelaksana tugas Sekda Provinsi Sumut, Ibnu S Hutomo, menyebutkan, Pemprov Sumut menyambut baik tawaran kerja sama investasi Korea Rail Network Authority
di proyek pengembangan transportasi massal khususnya kereta api tersebut.
“Pemprov Sumut memang berkeinginan untuk memiliki kereta api yang bisa menghubungkan Medan atau dari Pematangsiantar ke Parapat, Danau Toba serta Pematang Siantar-Parapat- Bandara Silangit, Tapanuli Utara,” kata Ibnu.
Ditempat terpisah anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Benny Pasaribu yang juga putra daerah Sumut mengapresiasi niat Korea Rail Network Authority minati investasi transportasi massal di Sumatera Utara.
Saat ini kata Benny percepatan pembangunan infrastruktur transportasi khususnya jalur perkeretaapian dibutuhkan untuk mempercepat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Danau Toba yang sudah dikembangkan Pemerintah Pusat
Lebih dari itu, Wakil Ketua Umum Partai Hanura itu berharap selain ke kawasan Danau Toba, pengembangan kereta api perkotaan di Sumut perlu diperbanyak untuk mengubungkan konektifitas antar kawasan yang belum memiliki jalur.
“Konektifitas antar kawasan melalui tansportasi massal diperlukan untuk mempermudah dukungan transportasi yang menghubungkan kawasan yang satu dengan kawasan lainnya di Sumatera Utara. Karena saat ini PT Kereta Api Indonesia masih hanya memiliki satu jalur hingga Ke Pematang Siantar.” pungkas Benny. (Smn).





































