Home News Ketum PBNU: Membunuh Polisi Di Markas Polisi Itu Kejahatan Luar Biasa

Ketum PBNU: Membunuh Polisi Di Markas Polisi Itu Kejahatan Luar Biasa

0
SHARE
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj

Matanurani, Pekanbaru – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj, mengutuk kericuhan yang kemudian berujung bentrokan di rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sehingga mengakibatkan gugurnya lima personel kepolisian.

“Membunuh Polisi di Markas Polisi. Itu (kejahatan-red) luar biasa itu,” kata Said usai peringatan Harlah NU ke-92 di Masjid Agung An-Nur Kota Pekanbaru, Riau yang turut dihadiri oleh Presiden Jokowi, Rabu (9/5/).

Ia mengatakan, tidak hanya NU yang mengutuk insiden bentrokan narapidana teroris dengan personel kepolisian tersebut, melainkan seluruh umat Islam. Menurutnya, dalam ajaran Islam jelas menolak kekerasan. Bahkan itu semua telah tertuang dalam kitab suci umat muslim Al-Quran.

“Bukan hanya NU (tapi seluruh umat-red) Islam. Islam menolak kekerasan. Nabi Muhammad anti kekerasan,” tegasnya.

Lebih jauh dia kembali menjelaskan, insiden tersebut menunjukkan masih adanya potensi radikalisme dan aksi terorisme di Indonesia. Menurutnya, pemerintah masih memiliki tugas besar untuk mengatasi potensi tersebut.

“Itu menunjukkan bahwa masih ada potensi radikalisme, masih ada terorisme. Belum tuntas pemerintah untuk menyelesaikannya,” tuturnya.(Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here