Matanurani, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) kembali menggelar acara Monthly High Tea Business Network (MHTBN) bersama DPD RI bertajuk mendorong pengembangan potensi kopi daerah, di Gedung Nusantara V, Jakarta, Rabu (14/3).
Tujuannya kali ini untuk menjaring investor terutama untuk mengembangkan dan meningkatkan akses ekspor kopi di daerah Nusantara.
“Acara ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk menarik investor dan mendorong ekspor kopi lokal di seluruh nusantara,” kata Ketua Umum Kadin Eddy Ganefo kepada matanurani, di Jakarta, Rabu (14/3).
Eddy berharap, kegiatan tersebut bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang berada dibawah naungan Kadin untuk menarik para investor menanamkan modalnya, khususnya bagi industri kopi tanah air.
Selain itu juga untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia agar setara dengan perusahaan multinasional lainnya di Indonesia maupun mancanegara.
“Pengembangan dan peningkatan potensi kopi lokal tentu akan mendatangkan devisa sangat besar serta banyak melibatkan SDM serta akan mengangkat harkat dan perekonomian di masing-masing daerah,” tandas Eddy.
Sementara Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Nono Sampurno yang membuka gelaran tersebut mengatakan DPDRI selalu siap untuk membantu memfasilitasi dan mempromosikan kopi-kopi daerah Indonesia dalam setiap ajang kegiatan yang dilakukan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Hal Ini merupakan wujud perhatian DPD RI terhadap peningkatan usaha ekonomi rakyat daerah,” ungkap Nono.
Lebih lanjut Nono mengatakan DPD RI sangat mendukung dan mengapresiasi langkah para kepala daerah di Indonesia untuk mengembangkan dan memperluas perkebunan kopi, meremajakan perkebunan-perkebunan lama melalui program intensifikasi, serta membina para UMKM kopi di daerah untuk dapat meningkatkan kualitas dan inovasi teknologi pengolahan kopi seperti variasi rasa, kemasan, dan sebagainya.
“Sehingga kopi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dapat bersaing dengan kopi produksi perusahaan besar, dan kopi daerah bisa menjadi pemain utama di pentas dunia,” kata Nono. (Smn).



































