Home News Jelang Pemilu 2024, Jokowi : Jaga Masyarakat agar Tidak Jadi Korban Politik...

Jelang Pemilu 2024, Jokowi : Jaga Masyarakat agar Tidak Jadi Korban Politik Identitas

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta kepada para kepala daerah untuk menjaga situasi kondusif jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu ia sampaikan ketika membuka Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia di Jakarta.

“Saya minta betul betul saudara bisa menjaga situasi kondusif. Jaga masyarakat kita tidak jadi korban politik. Politik identitas,” kata Jokowi, Selasa (17/1)

Jokowi juga mengingatkan TNI dan Polri agar tidak berpolitik praktis. “Petakan potensi kerawanan. Jangan pas kejadian baru kita pontang-panting, sibuk ke sana ke sini. Salah siapa ini? Salah siapa ini?” kata Jokowi.

Dia berpesan agar aparat negara itu miliki sensitifitas dan sering turun ke lapangan. “Kejadian-kejadian kecil bisa segara diredakan. Titip untuk masalah ini,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengingatkan agar bupati dan wali kota menjamin kebebasan beribadah dan kebebasan beragama. “Hati-hati, yang beragama kristen, katolik, konghucu, hati-hati ini memiliki hak yang sama dalam beribadah, dalam kebebasan beragama. Hati-hati, beragama dan beribadah itu dijamin oleh konstitusi kita, UUD Pasal 29, dijamin oleh konstitusi,” kata Jokowi

Jokowi juga meminta aparat penegak hukum dandim, polres, polda, kejaksaan negeri, dan kejaksaan tinggi harus mengerti hal ini. Jangan sampai konstitusi itu kalah oleh kesepakatan. Konsititusi tidak boleh kalah oleh kesepakatan,” ujarnya.

Dia mengambil contoh misalnya ada rapat FKBU yang bersepakat tidak boleh membangun tempat ibadah. “Hati-hati konstitusi itu menjamin, ada aturan wali kota, ada instruksi bupati, hati-hati konsitusi kita memberikan kebebasan beragama dan beribadah,” bebernya.

Jokowi masih melihat ada daerah yang masih terjadi seperti itu. “Meskipun satu dua kabupaten, hati-hati karena saya lihat masih terjadi. Itukan orang yang mau beribadah. Sedih mendengarnya,” kata Jokowi. (Bes).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here