Gubernur Muncul, Ketua Dewan Masih Ngumpet
KITA update situasi panas di Kalimantan Timur alias Kaltim. Setelah ribuan mahasiswa dan massa mengepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim, Kota Samarinda memang terlihat relatif kondusif. Tidak ada kobaran api, tidak ada chaos besar. Tapi jangan salah. Di balik “tenang” itu, bara masih menyala. Hari ini, fakta terjadi bukan penyelesaian. Yang terjadi justru penghindaran. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, akhirnya muncul....
KPPU Temui Jokowi, Dorong Amandemen UU Persaingan Usaha-Penguatan Lembaga
Matanurani, Jakarta - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama jajaran Anggota KPPU melakukan audiensi dengan Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Solo, untuk menyampaikan apresiasi atas terbitnya Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2024 sekaligus meminta dukungan percepatan amandemen UU atau Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 serta penguatan kelembagaan KPPU guna meningkatkan daya saing sektor strategis. Audiensi tersebut menjadi momentum...
GRATISKAN PUPUK LEBIH PENTING DARI MBG !!
https://youtu.be/YegFRUjs2Hw?si=1MWWBA6nNxJ7nW0x
Quo Vadis NATO Tanpa Amerika Serikat?
NATO di ambang perpecahan. Kemarahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kepada sekutu-sekutunya di NATO karena tidak memberikan dukungan militer yang memadai dalam peperangan AS di Timur Tengah menjadi ujung pangkalnya. Sebaliknya, sikap AS yang mengobarkan peperangan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan sekutunya, serta cenderung memaksa untuk memberikan bantuan dianggap tidak selaras dengan kepentingan seluruh negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik...
Airlangga: RI Butuh Tumbuh 6,7 Persen untuk Lolos Middle Income Trap
Matanurani, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan Indonesia harus mencapai pertumbuhan ekonomi sekitar 6,7% untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap) dan menjadi negara maju pada 2045. Airlangga menyatakan target tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dalam satu dekade terakhir berada di kisaran 5%. “Saya kira, dengan aspirasi Indonesia untuk menjadi negara berpendapatan tinggi pada...
Kartini Bukan Sekadar Caption
Oleh : Agung Nugroho SETIAP tanggal 21 April, ruang publik kita seragam. Kebaya digital, kutipan bijak, dan ucapan “Selamat Hari Kartini” memenuhi linimasa. Perayaan ini tampak rapi, nyaris tanpa cela. Tapi justru di situlah masalahnya: terlalu rapi untuk disebut refleksi, terlalu ringan untuk disebut penghormatan. Saya memilih tidak ikut mengucapkan. Bukan karena menolak Raden Ajeng Kartini, melainkan karena cara kita mengingatnya telah bergeser...
Indonesia Hasilkan 144 Ribu Ton Sampah per Hari
Matanurani, Jakarta - Volume sampah di Indonesia mencapai angka setara 12 Candi Borobudur setiap hari. Mengutip data Kementerian Lingkungan Hidup, CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano mengatakan, timbunan sampah nasional saat ini mencapai sekitar 144.000 ton per hari. "Tapi kalau kita bilang 12 Candi Borobudur per hari lumayan ada imajinasi, sebanyak itulah sampah yang kita hasilkan setiap hari," kata Seno dalam Refleksi...
Dua Balas Dendam, Satu Disiram, Satu Lagi Ditikam
SEMAKIN ngeri saja negeri kita. Setiap hari kita disuguhi tikus got gorong-gorong digelandang KPK. Tambah lagi yang semakin ngeri, aksi premanisme. Satu disiram air keras, satu lagi ditikam hingga tewas. Dua dendam paling horor. Di negeri yang katanya ramah tamah ini, dendam sering lebih awet dari sambal terasi. Disimpan, dipanaskan ulang, diwariskan. Kadang dikemas ulang jadi aksi yang bikin orang...
Kondisi Air Danau Toba Turun 1,6 Meter-Sinyal Peringatan ke Sektor Perikanan Budidaya
Matanurani, Penurunan muka air Danau Toba kembali menjadi sinyal peringatan bagi sektor perikanan budidaya, khususnya keramba jaring apung (KJA) di perairan itu. KJA di Danau Toba selalu menjadi perhatian karena jumlahnya ribuan bahkan pernah mencapai puluhan ribu. Keramba-keramba tersebut menjadi sumber utama penghidupan para nelayan di sekitar Danau Toba. Penurunan muka air danau ini tidak hanya berdampak negatif pada sektor perikanan,...
DPR Nilai Kenaikan BBM Nonsubsidi ‘Ugal-ugalan’ Tetap Memberatkan Rakyat
Matanurani, Jakarta - Komisi VI DPR RI, Mufti Anam menyoroti langkah Pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara drastis. Dia menilai langkah tersebut dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi. “Lagi-lagi Pertamina menaikkan harga BBM tanpa ancang-ancang, dan kenaikannya pun sekarang cukup signifikan. Kebijakan ini pastinya sangat memberatkan rakyat,” ujar Mufti, Senin (20/4). Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga...











































