Seorang Konglomerat Membayar Rp 1 T Di Detik-Detik Akhir Tax Amnesty. Siapa Dia?

Program Tax Amnesty yang dicanang Presiden Jokowi sudah berakhir pada tanggal 31 Maret 2017. Pemerintah menyatakan ada konglomerat yang membayar tebusan hingga Rp 1 Triliun didetik-detik terakhir pelaksanaan program pengampunan pajak atau Tax Amnesty. Dirjen Pajak menyatakan bahwa Konglomerat tersebut menyerahkan 3 Surat Pernyataan Harta atau SPH langsung dengan nilai uang tebusan sebesar Rp 1 triliun.”Itu baru di Jakarta yah....

Integritas Seorang Bang Ruhut Sitompul

Siporsuk Na Mamora – Sepak terjang seorang Ruhut Sitompul sering dinilai banyak kalangan sebagai seorang yang tidak konsisten. Mungkin karena sikapnya yang selalu berpihak kepada pemerintah atau penguasa. Terkadang, sikap inilah yang dijadikan sebagian orang untuk membenci Bang Ruhut Sitompul, dengan sebutan klasik yang begitu singkat “penjilat”. Oya? Apa benar begitu? Memahami sikap Bang Ruhut Sitompul memang tidak cukup hanya dengan...

23 Tahun Terhenti, Proyek Panas Bumi Sarulla Akhirnya Tergarap

Pemerintah akhirnya mampu melaksanakan terobosan yang membanggakan dalam upaya menyediakan ketersediaan energi buat kebutuhan rumah tangga dan industri. Setelah sebelumnya sering terjadi kekuarangan energi listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan pemadaman bergilir pun pernah menjadi solusi alternatif dalam menghadapi keterbatasan energi ini. Salah satu provinsi yang mengalami masalah ini adalah Sumatera Utara. Namun kabar gembira tentang kertersediaan sumber energi listrik telah...

Strategi Media Planning di Pilkada Jakarta

Pada kampanye putaran pertama, masing-masing kubu baik kubu Anies dan kubu Ahok menghabiskan dana yang hampir sama. Gencarnya kampanye keduanya, hampir sama. Wartawan yang mengikuti mereka blusukan, mirip-mirip jumlahnya, sehingga coverage media untuk keduanya bisa dibilang at par atau setara. Anies-Sandi dan Ahok-Jarot menjadi dua pasang nama terakhir yang akan memperebutkan kursi pelayan rakyat, Gubernur DKI Jakarta. Sejak kampanye putaran kedua dimulai,...

Begini Tanggapan Ahok Setelah Namanya Disebut Menerima Dana E-KTP

Sidang E-KTP yang berlangsung tanggal 3 April 2017 mendatangkan Muhammad Nazarudin. Muhammad Nazaruddin mengungkap keterlibatan para anggota DPR dalam korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik, atau E-TP. Salah satu nama yang disebut Nazar menerima uang bancakan tersebut adalah Ganjar Pranowo. Nazar mengungkap, pemberian uang tersebut terjadi di ruangan mantan anggota Komisi II DPR RI Mustokoweni. Uang tersebut diberikan oleh pengusaha...

Fenomena Standar Ganda dalam Mengkroscek Informasi

Beberapa hari yang lalu sebuah hal mengejutkan datang dari kasus persidangan Ahok dimana Wakil Rois Aam Miftahul Achyar bilang kalau tidak perlu melakukan klarifikasi atau tabayun atau meniliti atau memeriksa kembali informasi yang ada kepada Basuki karena bukan beragama islam. Dengan adanya sikap seperti ini tentu sangat sulit jika melihat sebuah permasalahan dengan jernih dan adil. Melihat hal ini...

Meskipun Kontroversi, Indonesia Tak Perlu Menolak Zakir Naik Seperti Malaysia

Zakir Naik sedang mengadakan safari dakwah di Indonesia. Sebagai negara yang toleran, Indonesia menerima siapapun orang yang berkunjung ke Indonesia untuk mengadakan dakwah. Baru-baru ini Zakir Naik telah mengdakan ceramah di UPI dengan konsep seperti biasa ada sesi tanya jawab. Terdengar kabar bahwa Zakir Naik telah mengislamkan beberapa mahasiswa di UPI. Namun tak semua orang Indonesia tahu siapa sebenarnya Zakir...

Pramono Anung, Pendamping Cerdas dan Brilian Pak Jokowi

Seorang pemimpin tidak akan disebut pemimpin jika tidak memiliki pengikut dan tidak akan dapat bekerja dengan baik jika tidak memiliki pembantu, terlebih pemimpin sebuah negara. Presiden Indonesia, Pak Jokowi, memiliki pembantu yang disebut menteri yang mengelola berbagai bidang dan disatukan dalam sebuah kabinet. Kabinet tersebut juga tidak dikelola sendiri oleh pakde Jokowi tetapi memiliki seorang sekretaris kabinet yang cerdas...

Tata Niaga Menjamur, Menko Darmin Gusar

Ingatkah apa yang dilakukan Presiden Jokowi saat memulai pemerintahannya tahun 2015 yang lalu? Benar, deregulasi. Deregulasi atau pemangkasan peraturan dilakukan agar ekonomi bergerak lebih lancar, sehingga pertumbuhan naik. Ini karena banyak aturan tata niaga yang menghambat dan menimbulkan ketidakpastian usaha, serta mendistorsi kegiatan ekonomi. Jika tata niaga yang menghambat itu dipangkas, maka pengusaha akan senang karena biaya ekonomi turun. Rakyat pun...

19 April: Taktik Jitu Tito dan Penundaan Sidang Ahok

Rencana sidang Ahok ke-18, 11 April mendatang, membuat pendukung Ahok galau. Sebaliknya lawan-lawan Ahok siap bertepuk tangan dan ejakulasi. Galaunya pendukung Ahok karena sidang ke-18 itu sudah memasuki pembacaan tuntutan Jaksa. Saya prediksi tuntutan Jaksa kepada Ahok antara 3 bulan-12 bulan. Tuntutan ini sudah paling ringan. Sebab, kalau tuntutannya bebas maka ada demo 7 jutaan lagi. Jadi tuntutan bebas tidak...