Home Benny's Wisdom Evaluasi Pilkada Serentak, Hanura Apresiasi Seluruh Penyelenggara

Evaluasi Pilkada Serentak, Hanura Apresiasi Seluruh Penyelenggara

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Pasaribu mengapresiasi kinerja seluruh penyelenggaran pemilukada 2018, baik KPU dan Bawaslu dan segenap jajarannya serta peserta partai politik dan peserta Pilkada dengan aman dan damai.

“Pilkada 2018 secara umum berhasil dengan aman dan damai. Partai Hanura mengapresiasi kinerja semua lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada, termasuk KPU dan Bawaslu dengan jajarannya,” kata Benny kepada matanurani, di Jakarta, Jumat (29/6)

Meski begitu dibalik suksesnya penyelenggaran Pilkada serentak, Benny mengakui masih menyisakan sejumlah persoalan. Salah satunya adalah peran sejumlah lembaga survey yang menyajikan hasil polling kurang akurat, diluar batas margin of error sesaat sebelum hari H yang masih berbeda dengan hasil quick count.

“Perbedaan tersebut mengundang banyak kekecewaan dan kecurigaan dari para kandidat dan warga masyarakat karena diduga masih ada peserta dan partai yang sontak bergerak kencang dalam dua minggu terakhir sebelum pilkada dengan membawa isu SARA atau hastag Ganti Presiden.

“Kejadian ini tentu telah menyisakan sejumlah persoalan. Apalagi ada isu sekarang yang menyatakan hasil quick count¬† bisa berbeda dengan hasil real count,” ungkap Benny.

Akibatnya lanjut Benny di beberapa daerah masih ada gejolak yang dapat berkembang pada kegaduhan. Namun Benny meyakini semuanya telah diantisipasi dengan cermat oleh aparat keamanan.

Oleh karena itu, menurut Benny masih perlu terus meningkatkan kwalitas demokrasi supaya lebih jujur dan beradab.  Pilihan rakyat seharusnya sama dengan hasil yang diumumkan oleh KPU dan lembaga survey perlu diawasi secara intensif supaya tetap menjaga netralitas, objektivitas, dan kredibilitas.

“Jangan bergantung pada sponsor, apalagi pada salah satu peserta demi keuntungan semata. Dan dalam pemilu seperti ini seharusnya yang ditonjolkan adalah mengimplementasikan kedaulatan warga masyarakat dalam memilih pemimpin,” ujar Benny.

Sementara mengenai pencapresan Jokowi ke depan berdasarkan hasil hitung cepat sementara, Benny optimistis hasil pilkada serentak kali ini akan memperkuat posisi dan peluang Presiden Jokowi untuk terpilih dua periode

“Ya, hasil pilkada kali ini justru akan memperkuat posisi dan peluang Presiden Jokowi untuk terpilih dua periode,” tegas Benny.

Alasannya menurut Benny karena hasil quick count, lebih 80 % dari 171 daerah dimenangkan seluruhnya oleh calon kepala daerah dari kader yang diusung oleh partai politik pendukung Jokowi.

Karenanya Benny menilai agak kebablasan jika ada partai atau sekelompok orang yang kampanye ganti Presiden pada saat Pilkada. Sehingga pilkada menjadi serasa pilpres.

“Sesungguhnya warga masyarakat telah memastikan sikapnya untuk menolak adanya kampanye yang tidak etis seperti itu. Dengan kata lain, mayoritas warga masyarakat telah memilih untuk melanjutkan 2 periode masa tugas Presiden Jokowi hingga 2019 – 2024,” pungkas tokoh peduli petani ini. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here