Matanurani, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Pasaribu angkat bicara terkait hasil survei Madani yang menyebutkan 45,7% konstituen Partai Hanura mendukung pasangan Prabowo-Sandi.
Benny mempertanyakan hasil survey Madani yang metodologi surveynya sangat diragukan.
“Sejatinya lembaga survei yang diapprove oleh KPU saja yang jadi acuan. Yang tidak di approve metodologi surveynya patut diragukan dan dipertanyakan,” ungkap Benny kepada matanurani di Jakarta, Senin (21/1).
Benny menambahkan tahun 2014 lalupun hasil survey Median juga tidak akurat dan cenderung ngawur.
Kala itu survei Median menunjukkan bahwa tingkat keterpilihan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mencapai 46,2 persen sementara duet Joko Widodo-Jusuf Kalla sebesar 44,3 persen.
“Jadi enggak usah kita merekayasa sendiri, atau jangan- jangan ada kelompok-kelompok tertentu mengkerdilkan partai-partai khusus atau partai lain. Dan membesarkan partai-partai lain itu juga enggak fair,” ungkap Benny.
Sebelumnya survei Median menyebutkan 45,7% konstituen Partai Hanura mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Hanura sendiri tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja, yang mengusung Jokowi-Ma’ruf. Pecahnya dukungan dari Hanura terjadi karena adanya konflik internal partai. (Smn).





































