Home Internasional Elon Musk Sombong, Sebut Ciptaannya Setara Keajaiban Yesus Kristus

Elon Musk Sombong, Sebut Ciptaannya Setara Keajaiban Yesus Kristus

0
SHARE

 

Matanurani, Jakarta – Miliarder Elon Musk sesumbar membandingkan hasil pekerjaannya dengan keajaiban Yesus Kristus. Pernyataan tersebut dilontarkannya di Israel, terkait perkembangan teknologi Neuralink.

Elon Musk berbicara soal Neuralink lewat sambungan video dalam sebuah forum di Israel. Menurutnya, teknologi yang dikembangkan Neuralink kurang dihargai.

“Memulihkan kendali manusia yang tetraplegic [keempat tungkainya lumpuh] dan memulihkan penglihatan adalah hal yang luar biasa. Ini apa yang saya sebut teknologi level Yesus,” katanya seperti dikutip Futurism, Jumat (22/5).

Neuralink adalah satu dari beberapa startup dan perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk. Orang terkaya dunia itu juga merupakan CEO di SpaceX, X, Tesla, dan xAI.

Teknologi yang dikembangkan Neuralink adalah chip yang ditanam di otak manusia. Dalam rilis resmi perusahaan, teknologi itu telah mampu membuat manusia bisa menggerakkan kursor mouse lewat perintah yang dikirim langsung dari otak.

Kini, Musk membandingkan teknologi itu dengan keajaiban Yesus. Beberapa keajaiban Yesus Kristus yang tertulis di Alkitab antara lain adalah memulihkan penglihatan orang buta, menyembuhkan orang yang lumpuh, dan mengembalikan kehidupan ke orang yang sudah meninggal.

Musk ingin teknologi Neuralink dikembangkan sehingga mengembalikan penglihatan dan pergerakan tungkai untuk orang-orang yang kehilangan kemampuan itu. Namun, hingga saat ini belum ada bukti bahwa Neuralink bisa mewujudkan ambisi tersebut.

Elon Musk hobi membual
Elon Musk sudah sering ketahuan membual, baik urusan pekerjaan maupun hal-hal remeh seperti video game.

Salah satunya dia pernah mengaku berada dalam 20 pemain teratas dunia untuk game aksi peran Diablo IV. Ini diucapkannya pada podcaster Joe Rogan tahun lalu.

Kebohongan ini bukan yang pertama dilakukan Musk. Beberapa waktu lalu, Yann LeCun selaku pemimpin tim ilmuwan AI di Meta juga menudingnya berbohong soal potensi AI yang secerdas manusia akan lahir pada 2025 mendatang.

Musk juga disebut menyembunyikan nama peneliti dalam sebuah jurnal pada 2019. Dia menggantikannya dengan nama Neuralink, perusahaan miliknya yang mengembangkan teknologi Brain Computer Interface (BCI).

Kebohongan lain yang diucapkan oleh Musk soal kemampuan autopilot Tesla. Ucapannya itu dibongkar sendiri oleh pegawainya Ashok Elluswamy, selaku direktur perangkat lunak autopilot.

Dia mengatakan iklan yang dirilis Oktober 2016 tak seperti tagline yang dimunculkan “orang yang duduk di kursi pengemudi hanya di sana untuk alasan hukum. Dia tidak melakukan apapun. Mobilnya mengemudi sendiri”. Tagline ini juga ditegaskan oleh Musk dalam unggahan di akun X.

Namun Elluswamy mengatakan tim autopilot mengerjakan rekayasa dan merekam demonstrasi kemampuan sistem atas perintah bosnya. Iklan yang ditampilkan hanya menggambarkan yang ada dalam sistem.(Cnb).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here