Matanurani, Jakarta – Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menggelar Fokus Group Diskusi (FGD) bersama para stakeholder komoditas gula dan teh di Jakarta, Senin, (14/8).
Diskusi yang dipimpin oleh anggota KEIN, Dr Benny Pasaribu dihadiri para stakeholder, antara lain Dirut PTPN X, Dwi Sastryo, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian, Imam Haryono, Dede Kusdiman, Vice President Plant PTPN VIII, Iriana E Muadz, Dirut KPBN, dan Willem Petrus, Direktur Industri Minuman Kementrian Perindustrian.

Dalam sambutannya, Benny mengajak para stakeholder untuk memberi masukan memperkaya hal-hal yang penting dalam penyusunan peta jalan industrialisasi pertanian dan kehutanan berbasis gula dan teh sebagai rekomendasi kepada pemerintah.
“Kita sosialisasikan terus kepada stakeholder melalui diskusi untuk menyusun strategi dan membuat kajian-kajian untuk Presiden dalam bidang pertanian dan kehutanan yang lebih detail,” kata Benny.
Selain itu menurut Benny dalam rangka penyusunan peta jalan industrialisasi hilirisasi perlu di dorong dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa terserap agar lebih banyak dinikmati pelaku industri.
“Hilirisasi perlu di dorong dan konektifitas antara hulu dan hilir tetap terjaga,” pungkas Benny. (Smn).





































