Matanurani, Jakarta – Perombakan direksi baru dalam manajemen Perum Bulog hari ini, Jumat (27/4) merupakan keinginan pemerintah memperkuat peran Bulog sebagai stabilisator harga pangan dan bahan pokok lain dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan penyediaan kebutuhan pangan bagi masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pangan dan Agroindustri Komite Ekonomi dan Industri Nasional(KEIN), Benny Pasaribu mengomentari langkah Menteri BUMN mengangkat mantan Kepala BNN Budi Waseso sebagai Direktur Utama Perum Bulog menggantikan Djarot Kusumayakti.
“Perombakan direksi baru dalam manajemen Perum Bulog sebagai harapan baru pemerintah memperkuat peran bulog dalam merealisasikan stabilisasi harga dan penyediaan kebutuhan pangan bagi masyarakat,” kata Benny kepada matanurani, di Jakarta, Jumat (27/4).
Benny mengatakan, sebagai perusahaan yang mengemban tugas dari pemerintah, peran Bulog terus diperkuat agar dapat menjalankan dan menjaga harga dasar pembelian gabah petani dan stabilisasi harga khususnya bahan pangan pokok.
“Begitu pula dalam hal pengelolaan stok pangan serta bahan pangan lainnya di luar beras serta penyaluran program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra),” harap Benny. (Smn).





































