Matanurani, Jakarta – Pemerintah saat ini sudah membangun 1.782 sumur bor air tanah yang terletak di 1.665 desa. Pembangunan sumur bor ini dikhususkan pada wilayah sulit air di Indonesia. Dengan menggunakan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN).
Pada tahun ini saja, tercatat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan berupa pembangunan 500 sumur bor air tanah. Pembangunan ini dilakukan di 25 provinsi, tersebar di 171 kabupaten/kota.
Menteri ESDM Ignasius Jonan menyebutkan bahwa langkah ini sebagai komitmen di sektor ESDM dalam pembangunan berkesinambungan.
“Komitmen Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di sektor ESDM adalah spiritnya berkesinambungan dan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Jonan seperti termuat dalam laman Instagram sekretariat.kabinet pada Minggu (1/4).
Dalam akun itu disebutkan juga, hingga tahun 2017, pemerintah telah membangun 1.782 sumur bor air tanah. Adapun kapasitasnya mencapai 112,4 m3 per tahun. Lalu, mampu melayani 4,9 juta jiwa.
Sumur bor ini dibangun di 33 provinsi yang tersebar di 312 kabupaten/kota dan 1.665 desa. Lebih lanjut, adapun alur pembangunan sumur bor ialah pengajuan daerah, koordinasi dan pengurusan izin, survei lapangan, lelang, pengeboran dan konstruksi, dan terakhir serah terima.
Diharapkan dengan ketersediaan air bersih ini mampu menunjang pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut, selaras dengan misi Kementerian ESDM dalam mengusung #EnergiBerkedilan. (Inf).




































