Matanurani, Kalimantan Barat – Ketua umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia, Eddy Ganefo mengajak para pengusaha-pengusaha di daerah untuk mengembangkan potensi dan sumber daya lainnya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Potensi tersebut dapat dimanfaatkan dan dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian di daerah khususnya daerah Kalimantan Barat.
Hal itu disampaikan Eddy saat pengukuhan pengurus Kamar Dagang dan lndustri (Kadin) Kalimantan Barat (Kalbar) yang menunjuk Santyoso Tio menjadi Ketua Kadin Kalbar, Rabu (17/5).
“Banyak potensi yang bisa dimanfaatkan dan ditingkatkan di Kalimantan Barat. Harapannya tentu kepada pengusaha di daerah ini. Dan saya yakin akan memberikan peningkatan bagi perekonomian Kalbar,” kata Eddy
Selanjutnya para pengusaha di Indonesia baik perorangan maupun badan usaha, juga BUMN dan BUMD seluruhnya merupakan anggota Kadin Indonesia.
“Jadi anggota Kadin itu isinya bukan hanya konglomerat, atau pengusaha besar. Itu sebabnya Kadin Indonesia dengan semangat paradigma baru komit membesarkan seluruh usaha mulai dari mikro, kecil dan menengah,” ujarnya.
Eddy meminta agar seluruh pengurus Kadin Daerah dapat mendongkrak para pengusaha mikro menjadi naik kelas. Karenanya pelaku usaha kecil kata Eddy perlu bimbingan agar naik kelas dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi sedang dan dari sedang menjadi pengusaha besar.
Saat ini diakui Eddy perekonomian Indonesia sudah cukup membaik sehingga pengusaha harus berpacu menjadi lebih baik lagi. “Kita jangan tertinggal dengan teknologi dibidang bisnis, di bidang bimtek, serta bidang lainnya. Karena ini adalah tuntutan jaman, kita harus ikuti perkembangan zaman. Jika tidak akan tertinggal dengan teknologi,” ujarnya.
Untuk perbaikan kedepannya ia meminta pemerintah memberikan masukan-masukan demi kemajuan Kadin Kalbar maupun Pusat. “Potensi Kalbar sebagai barometer Kadin sebenarnya mempunyai potensi luar biasa. Hanya saja potensi yang ada masih belum optimal,” pungkasnya. (Simon).





































