Home Nasional Presiden Simbol Negara, Tak Patut Direndahkan Martabatnya

Presiden Simbol Negara, Tak Patut Direndahkan Martabatnya

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Beberapa waktu lalu, Senin (15/5), ada peristiwa yang menyita perhatian bamyak orang dan para pengguna jalan saat melintasi  sepanjang jalan di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Pada salah satu dinding gedung disana tampak tulisan lancang bernada melecehkan  kepala negara. “Presiden Biadab Khianati Pancasila”, begitu isi tulisan tersebut.

Pihak Polda Metro Jaya pun langsung melakukan penyelidikan terkait kelancangan seseorang yang menuliskan kalimat tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan perkara ini sedang dalam penyelidikan.”Kami sedang melakukan penyelidikan terkait masalah itu,” ujar Argo, Selasa (16/5).

Argo menjelaskan jika pelaku sudah benar diketahui sesuai ciri-ciri hasil penyelidikan, maka pihaknya segera mengamankan. “Kalau sudah kita ketahui secara jelas benar itu pelakunya, dalam penyelidikan maka kami buru dan tentunya ditangkap,” tegasnya.

Terkait dengan fenomena kelatahan atau kelancangan berekspresi tersebut, mantan anggota DPR RI periode 1999 – 2004, Benny Pasaribu pun dengan geram berkomentar.

Menurut Benny,  oknum yang menuliskan kalimat tersebut berwawasan sempit dan sedang tertular akibat sering mendengar atau membaca ocehan para politisi dan pengamat yang provokatif.”Presiden itu simbol negara, tak pantas di rendahkan martabatnya,” kata Benny.

Jadi sebaiknya, lanjut Benny polisi segera bertindak untuk menghentikan ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti itu agar tidak berulang kembali. Dan sosialisasi prinsip kebangsaan dan 4 pilar negara perlu lebih digiatkan.

“Selain itu perilaku seperti ini walau kecil tapi bisa menakutkan bagi investor yang berujung pada meningkatnya kembali pengangguran dan kemiskinan yg sudah mulai membaik dalam 2 tahun terakhir ini,” pungkas Benny.

Sebelumnya dari keterangan warga Pejompongan, aksi nekat tersebut dilakukan ketika kondisi sekitar sepi.”Sudah ada petugas menurunkan penutup billboard tersebut yang ditulisi pelaku. Petugas dari pemadam kebakaran yang menurunkan,” ujar warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here