Home News Usut Usik Dugaan Politik Luar Negeri Perpanjangan Freeport

Usut Usik Dugaan Politik Luar Negeri Perpanjangan Freeport

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Cadangan emas di bawah bumi Papua yang saat ini dikelola PT Freeport Indonesia (FI) masih memiliki cadangan jutaan kilogram emas lagi yang baru habis dieksploitasi pada tahun 2056.

Kontrak Karya (KK) Freeport pun akan habis pada 2021, dan pernah terjadi MoU antara pemerintahan SBY & Freeport pada 2009 lalu untuk  diperpanjang kembali sampai 2041.

Tapi dengan berlindung kepada UU Minerba yang menyebutkan bahwa KK baru dapat dievaluasi 2 tahun sebelum kontrak habis, lalu Presiden Jokowi pun membatalkan MoU tersebut.

Lantas Amerika Serikat pun bak kebakaran jenggot jika Freeport tidak diperpanjang kembali kontraknya. Negosiasi ulang KK Freeport pun baru dapat dilaksanakan pada 2019, di mana Presiden Jokowi masih berkuasa sampai dengan Okt 2019.

Beberapa persepsi dan dugaan pun muncul ke publik lantaran kecemasan Amerika tak lagi jadi tuan emas di Freeport. Perpanjang kontrak Freeport (meski ada beberapa penyesuaian) atau
Hancurkan Republik Indonesia. Ingat 2 kali presiden jatuh itu pekerjaan Amerika.

Dugaan dan prediksinya antara lain:

Pada kurun 2016- 2018 bangsa ini bakal diserang issue separatis & konflik SARA
Kelompok radikal bakal kebanjiran transfer uang US$ Dolar & Real.

Pentolan kelompok intoleran itu aslinya cuma menjalankan peran sebagai event organizer (EO) bernama ‘kerusuhan’.

Terima order, terima fulus, bikin kerusuhan di  sana-sini, & kirim laporan kepada sang juragan.

Gereja dan mesjid dibakar, larangan membangun mesjid dan gereja, makin berseliweran beritanya di sosial media.

Mereka yang ingin beragama tetapi miskin pengetahuan, bakal jadi korban hasutan provokator yang memimpin mereka angkat senjata.

Isue Sunni-Syiah yang sukses menghancurkan Suriah & Irak akan diduplikasi di republik ini.Aceh & Papua adalah titik masuk potensial bagi Amerika Serikat untuk men’Suriah’kan NKRI.

Para oportunis yang mendompleng kepentingan Amerika bakal berpesta-pora.
Parpol-parpol busuk ikut menunggangi kepentingan Amerika Serikat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Dengan konsesi bahwa jika Jokowi terguling & mereka berkuasa, maka KK Freeport bakal diperpanjang lagi.

Hura hara & kegaduhan politik makin banyak. Demo buruh & mahasiswa bakal merajalela karena ada bandar besar yang siap membiayai mereka.

Buruh & mahasiswa adalah obyek penderita dari para aktivis yang melakukan konspirasi dengan parpol busuk yang melacurkan diri kepada Amerika.

Bangsa ini terancam, negeri ini sedang memasuki episode bencana yang telah ada di depan mata. Tapi warganya masih sibuk berkelahi akibat aspirasi politiknya yang beda afiliasi.

Kita masih ribut melakukan dikotomi sebagai pendukung Prabowo/ pendukung Jokowi. Dan sibuk pula dengan media-media politik

Karena itu,  mari buka mata hati & nurani kita, sejenak untuk mengesampingkan suku, agama, mazhab atau warna kulit kita.

Berpikir & bertindaklah sebagai warga negara Republik Indonesia, Negeri tercinta sedang terancam bahaya. Jangan mau dipecah belah oleh Oknum – Oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bangsa ini adalah bangsa yang besar & kaya raya jika warganya bersatu mari membangun negeri dan jaga persatuan dan kesatuan bangsa.

(Sumber: Lemhanas RI, 16/5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here