Home News Sah UU Kesehatan, Kualitas Sistem Kesehatan Nasional Akan Semakin Baik

Sah UU Kesehatan, Kualitas Sistem Kesehatan Nasional Akan Semakin Baik

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Kualitas sistem kesehatan nasional bakal semakin baik dengan adanya payung hukum yang baru saja disahkan dalam Rapat Paripurna DPR Masa Persidangan V Tahun Sidang 2022-2023, Selasa (11/7), yakni UU Kesehatan.

Berikut ini poin-poin penting UU Kesehatan dalam mendorong perbaikan kualitas sistem kesehatan di Indonesia.

Perlindungan Tenaga Medis dan Kesehatan

UU Kesehatan mengatur pelindungan tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang bertugas di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan serta daerah bermasalah kesehatan atau daerah tidak diminati.

Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena, tenaga medis dan kesehatan berhak mendapatkan perlindungan hukum saat menjalankan praktik sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar dan etika profesi serta kebutuhan kesehatan pasien. Para tenaga medis dan tenaga kesehatan juga mendapatkan perlindungan atas keselamatan, kesehatan kerja, dan keamanan.

Perlindungan lainnya adalah dalam memperoleh tunjangan atau insentif khusus, jaminan keamanan, dukungan sarana dan alat kesehatan, kenaikan pangkat luar biasa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

UU Kesehatan bakal menjawab persoalan ketersediaan dokter dan dokter spesialis atau bakal memperkecil rasio dokter dan pasien. Menurut Presiden Jokowi penyederhanaan proses izin praktik dokter bakal mempercepat pemenuhan kekurangan dokter maupun spesialis.

Untuk memberikan kemudahan bagi pemberi layanan kesehatan, maka surat tanda registrasi bagi tenaga medis dan kesehatan akan diberlakukan seumur hidup dan kemudahan serta penyederhanaan dalam pengurusan izin praktik.

Sedangkan menurut Melkiades, RUU Kesehatan juga mengatur mengenai pendidikan kedokteran, konsil, kolegium, organisasi profesi, dan majelis kehormatan disiplin kedokteran. Pendidikan kedokteran spesialis ke depan dapat diselenggarakan oleh rumah sakit terutama rumah sakit milik pemerintah.

Fokus pada Upaya Pencegahan

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, UU Kesehatan akan fokus pada upaya pencegahan daripada pengobatan. Pemerintah dan DPR sepakat untuk mengedepankan layanan primer, sedangkan layanan promosi dan preventif akan dilakukan berdasarkan siklus tersebut.

“Untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, pemerintah menekankan pentingnya standardisasi jaringan layanan primer dan laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” kata Budi.

Mempermudah Akses Layanan Kesehatan
Akses masyarakat akan semakin mudah untuk mendapatkan layanan kesehatan. Untuk itu, menurut Budi Gunadi Sadikin, layanan rujukan akan diperkuat melalui peningkatan infrastruktur, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi telemedicine, serta pengembangan jaringan layanan prioritas dan layanan unggulan nasional dengan standar internasional.

Menuju Industri Kesehatan Dalam Negeri
Indonesia akan bertransformasi dari ketergantungan pada industri kesehatan luar negeri menjadi industri yang mandiri di dalam negeri. UU Kesehatan mengatur bagaimana ketahanan kefarmasian dan alat kesehatan bakal diperkuat.
Penguatan itu melalui rantai pasok dari hulu hingga hilir, prioritas penggunaan bahan baku dan produk dalam negeri, serta memberikan insentif kepada industri yang melakukan penelitian, pengembangan, dan produksi dalam negeri.

Tangguh Hadapi Bencana

Bencana bukan saja dari alam. Pandemi Covid-19 merupakan salah satu bencana besar yang benar-benar menghantam sendi-sendi kehidupan. Sistem kesehatan yang baik bakal menghindarkan masyarakat dari bencana serupa. Demikian juga sebaliknya, sistem yang buruk membuat bencana tak terkendali atau dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar dari yang seharusnya.
Menurut Menkes, UU Kesehatan mendorong sistem kesehatan yang tangguh dalam menghadapi bencana. Terdapat penguatan dalam hal kesiapsiagaan pra-bencana dan penanggulangan bencana secara koordinatif, serta penyediaan tenaga kesehatan yang dapat segera dimobilisasi saat terjadi bencana.(Bes).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here