Home News PGI Minta Pendakwah Penyebar Paham Radikalisme Tidak Diberi Panggung

PGI Minta Pendakwah Penyebar Paham Radikalisme Tidak Diberi Panggung

0
SHARE

Matanurani, Jakarta  -Tindak kekerasan, dengan alasan apa pun, tidak akan pernah mampu menyelesaikan masalah. Sebab akan hanya melahirkan lingkaran kekerasan dan pada akhirnya menuju kehancuran.

“Lihatlah Siria sekarang ini yang luluh-lantak oleh kekerasan demi kekerasan,” kata Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom dalam siaran pers menyikapi rangkaian kekerasan oleh para teroris, Minggu (13/5) kemarin.

Gomar menegaskan sesungguhnya tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan dan pembunuhan.

“Agama apa pun mengajarkan kemanusiaan, damai dan cinta kasih. Kesesatan berpikirlah yang membawa penganut agama melakukan kekerasan dan tindak terorisme,” urai dia.

Karena itu, menurut Gomar, para pemimpin agama perlu lebih serius mewaspadai munculnya para pendukung kekerasan dan tindak terorisme ini dengan berbalutkan penginjil atau pendakwah.

“Program deradikalisasi BNPT akan sia-sia jika masyarakat justru memberi panggung kepada para pemimpin agama yang menyebarkan paham radikalisme dan kekerasan lewat dakwah-dakwahnya,” ujar dia.

“Saya mengimbau kepada para pemimpin agama dan masyarakat untuk tidak memberi angin dan simpati kepada pelaku kekerasan dan terorisme, apa pun motifnya,” tambah dia.

Selain itu, Gomar juga mengimbau masyarakat menghentikan penyebaran foto dan video, karena ini justru tujuan teroris, yakni menebarkan rasa takut di tengah masyarakat.

“Saya justru mengimbau masyarakat untuk menebarkan kasih dan rasa damai melalui ragam media,” kata dia.

Juga, Gomar mengimbau seluruh elit politik dan masyarakat untuk menghentikan komentar yang justru memperkeruh keadaan.

“Janganlah menggunakan peristiwa kekerasan dan tindak terorisme ini untuk menangguk kepentingan politik dan sesaat, karena harga yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan bangsa,” jelas dia.

Gomar juga menyerukan agar tak perlu takut menghadapi ancaman terorisme ini tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada penanganan oleh negara. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here