Home Nasional Komoditas RI Bebas Bea Masuk ke Empat Negara Eropa

Komoditas RI Bebas Bea Masuk ke Empat Negara Eropa

0
SHARE

Matanirani, Jakarta – Tonggak baru kerja sama ekonomi Indonesia tercipta pada akhir tahun ini. Setelah berproses­ 8 tahun, Indonesia-European Free Trade Association (EFTA) Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) siap diimplementasikan.

Perjanjian itu ditandatangani di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, kemarin. Mendag Enggartiasto Lukita menilai kerja sama dengan empat negara anggota EFTA, yakni Swiss, Liechtenstein, Norwegia, dan Islandia tersebut kesempatan emas bagi Indonesia untuk terus membenahi kondisi perdagangan, terutama dalam hal ekspor-impor.

“Ini menjadi salah satu prioritas utama yang digariskan Bapak Presiden karena kita harus membuka pasar baru. EFTA memiliki daya beli dan GDP yang tinggi sehingga kerja sama ini sangat penting untuk mendorong perdagangan kita,” ujar Enggar.

Selain Enggar, empat menteri terkait perdagangan dari negara anggota EFTA hadir untuk menandatangani teks perjanjian. Dengan kerja sama itu, Indonesia akan memiliki akses pasar yang lebih besar ke empat negara tersebut. Produk-produk Tanah Air akan menikmati tarif bea masuk 0% ke negara-negara EFTA, begitu pun sebaliknya.

EFTA pun membuka peluang untuk memberikan pelatihan di bidang yang mereka kuasai, seperti teknologi keuangan, perikanan, dan geotermal kepada para profesional asal Indonesia. Yang lebih penting, mereka juga siap menanamkan investasi di Tanah Air guna mendorong perdagangan dan industri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, EFTA merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar ke-23 bagi Indonesia. Pada 2017, nilai perdagangan Indonesia-EFTA mencapai US$2,4 miliar dengan rincian ekspor US$1,31 miliar dan impor US$1,09 miliar. Nilai investasi EFTA di Indonesia pada 2017 baru US$621 juta.

Federal Councillor and Head of the Federal Department of Economic Affairs, Education, and Research Switzerland Johann Schneider-Ammann mengaku senang dengan kesepakatan tersebut. “Saya senang bisa menyelesaikan ini sebelum meninggalkan jabatan saya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan kesepakatan ini,” tukasnya.

Deputy Trade Minister Kingdom of Norway Daniel Bjarmann-Simonsen mengungkapkan IE-CEPA menjadi tonggak baru akses pasar. Sebagai negara berpopulasi terbesar keempat dan pertumbuhan masyarakat kelas menengah yang sangat cepat, Indonesia ialah mitra yang tidak boleh dilepaskan.(Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here