Home News Pemda Didorong Tingkatkan Kesadaran Keselamatan kapal

Pemda Didorong Tingkatkan Kesadaran Keselamatan kapal

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Pemerintah pusat akan mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan keselamatan kapal baik pelayaran dan penyeberangan. Itu untuk menekan angka kecelakaan akibat kelalaian memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

“Saya sekali lagi, menyampaikan duka cita, prihatin atas kejadian itu. Kecelakaan KM Sinar Bangun ini akan menjadi 1 pelajaran bagi pemerintah untuk melakukan koordinasi lebih baik dengan pemerintah daerah. Seperti diketahui memang, angkutan ferry ini adalah kewenangan pemda. Namun demikian kita akan melakukan koordinasi yang lebih intensif kepada angkutan ini, karena memang ada satu upaya kita menyeragamkan keselamatan yang ada di sana,” papar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Rabu (20/6).

Menurut dia, pemerintah tidak ingin kegiatan transportasi umum terus dihantui kecelakaan baik yang berada di bawah otoritas pemerintah pusat maupun daerah. Oleh sebab itu, koordinasi dan peningkatan kesadaran berikut pengawasan harus terus dilakukan seluruh pihak.

“Saya mengimbau kepada semua pemda yang mengelola pelabuhan di seluruh tanah air untuk meningkatkan safety. Yang harus diperhatikan 3 hal yakni memastikan kapal itu sehat, bisa berjalan dengan baik, menetapkan mesin yang baik, kapasitas baik. Kedua adalah proses daripada pembuatan sib dengan baik, yaitu mendaftar penumpang sesuai jumlah, pastikan penumpang safety dan ketiga life jacket,” terangnya.

Ia menegaskan, guna menanggulangi kecelakaan KM Sinar Bangun, pemerintah pusat telah menerjunkan tim dari beberapa instansi terkait.

“Kami kemenhub sudah mengirimkan beberapa tim dengan kekuatan penuh, dari Basarnas, KNKT, Jasa Raharja, Kepolisian dan Kemenhub. Tim bekerja untuk memberi layanan purna kecelakaan, membuat evaluasi apa yang harus dilakukan,” terangnya.

Menurut dia jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang diperoleh Kementerian Perhubungan 80 namun terdapat informasi lain seperti 100, 150 sampai 180 orang.

“Mudah-mudahan ini klarifikasi yang maksimal. Makanya saya akan klarifikasi lagi, justru saya lagi mmint Ditjen terkait, kepolisian, jasa raharja, mengkonsolidasikan,” tutupnya. (Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here