Home News Oso Dongkrak Elektabilitas Partai Hanura

Oso Dongkrak Elektabilitas Partai Hanura

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Ekektabilitas Partai Hanura terdongkrak tajam dibawah kepemimpinan Osman Sapta Odang (Oso) jelang pemilu 2019. Saat ini, telah mencapai 2,7 persen berdasarkan hasil survei internal.

Namun, saat dipimpin Wiranto predikat partai oranye itu hanya sebesar 0,7 persen. “Ada yang tidak sehat mengatakan bahwa waktu saya pegang Hanura ini start dari 0,7 persen, tapi ternyata dari survei yang akurat Hanura sekarang 2,7 persen,” ungkap Oso, Ketua Umum Partai Hanura saat jumpa pers jelang peringatan ultah ke 11 Hanura di bilangan Jakarta Pusat, Kamis (14/12).

Oso mengatakan, politik memang tidak lepas dari pertarungan. Cobaan selalu dihadapi partai. Hampir semua partai kadernya pernah terkena kasus.

Namun, ke depan, dia tidak ingin lagi ada kadernya yang terjerat kasus. “Saat saya pegang saya tidak mau dengar ada kasus ke depan,” tegas Oso yang juga Ketua DPD RI itu.

Selama 40 tahun, sambung Oso, dirinya menekuni dunia politik dan semua partai tentu ingin menjadi pemenang. Karena itu dia berharap, Hanura juga bisa menjadi pemenang.

“Pemenang itu bisa masuk sistem yang turut memberikan kontribusi dalam pembinaan bangsa,” tukasnya. Mengenai perayaan HUT ke 11 Hanura, lanjutnya, partai oranye akan merayakan ulang tahun yang ke 11 di Semarang, Jawa Tengah pada 21 Desember 2017.

Acara penting itupula merupakan yang pertama bagi dirinya sejak menjabat sebagai ketua umum. “Kurang lebih saya baru satu tahun menjabat ketua umum menggantikan Jenderal Purn Wiranto,” kata Wakil Ketua MPR RI itu.

Disinggung pada saat HUT nanati apakah akan mendeklarasikan dukungan Hanura dalam mengusung Joko Widodo (Jokowi) untuk pilpres 2019? Oso menyatkan itu rahasia. “Tergantung. Tapi yang pertama mendeklarasikan kembali Jokowi jadi presiden adalah Hanura. Tapi nanti kita tidak tahulah besok,” ungkapnya.

Lebih lanjut Oso menegaskan, peringatan HUT Hanura ini juga sekaligus memperingati perjuangan para pahlawan bangsa. Di era perjuangan para pejuang tidak pernah tanya asal usul, agama, warna kulit dan sebagainya.

“Yang ada bersama memperjuangkan merdeka melepaskan diri dari penjajah. Kami juga benci apa yang dilakukan (Amerika Serikat) di Yerussalem,” katanya.

Ketua Panitia HUT Hanura Daryatmo menambahkan, pilihan Semarang sebagai tempat peringatan ulang tahun bukan tanpa alasan. “Karena tidak lain karena Hanura ini dipimpin oleh Pak Oso yang notabene pejuang daerah. Kalau daerah maju maka negara jaya. Salah satu pertimbanganya itu,” kata Daryatmo dilokasi yang sama. (Ind).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here