Matanurani, Jakarta – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, mempertanyakan niat kegiatan Reuni 212 yang akan dilaksanakan di Monumen Nasional, Minggu nanti.
Menurut Ace, kegiatan itu tidak bisa ditampik sarat muatan politik. Sebab menurutnya, asal muasal aksi tersebut diselenggarakan tahun lalu menuntut proses hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai.
“Jangan kita terlalu menutupi kepentingan politik kita dengan baju-baju yang sebetulnya tidak relevan untuk menjadikan sebagai baju itu gitu loh. Iya sekarang kan pertanyaannya urgensinya apa, semangatnya apa sih yang mau dibangun dari (reuni) itu,” kata Ace di Posko Rumah Cemara, Jakarta, Jumat (30/11).
Ace pun menjawab pernyataan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menanggap sebaiknya Presiden Jokowi hadir pada acara itu. Fahri menyebut, Jokowi juga menjadi bagian peserta aksi saat digelar di Monas dua tahun silam.
Menurut Ace yang juga politisi Partai Golkar, hadir atau tidaknya Jokowi dalam reuni bukan untuk dipermasalahkan. “Sekarang kan tidak semua juga para alumni 212 bersepakat untuk mengadakan itu. 212 juga spiritnya apa sih yang mau dibangun dari 212, kan harus jelas spritnya apa,” kata dia.(Viv).




































