Matanurani, Peneliti Indikator Politik Bawono Kumoro menekankan, Presiden Prabowo harus segera mengevaluasi seluruh elemen Polri hingga pucuk pimpinan imbas demonstrasi besar-besaran yang anarkis dan menelan korban jiwa.
“Evaluasi terhadap kepolisian RI tentu mutlak harus dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk respons yang dapat menenangkan publik, memuaskan publik atas peristiwa kemarin,” kata Bawono kepada dikutip, Sabtu (30/8).
Ia menambahkan, evaluasi tersebut bisa saja berupa pergantian pucuk pimpinan polri, meski sebenarnya hal itu merupakan hak prerogatif dari Presiden.
“Saya pikir dengan mengganti pucuk pimpinan polri juga dapat memberikan pesan kepada publik bahwa Presiden Prabowo mendengar respons publik, mendengar masukan publik dan sedang mengarah kepada reformasi Kepolisian RI sebagaimana diharapkan oleh publik secara luas dan kelompok-kelompok sipil,” tuturnya.
Bawono mengingatkan, hal terpenting saat ini yakni publik dan seluruh kekuatan sipil harus bersama mengawal proses hukum tersebut agar nantinya berlangsung secara transparan sesuai arahan perintah dari Presiden Prabowo.
Diketahui, aksi massa pada Kamis malam (28/8) berakhir duka. Seorang pengemudi ojek daring (online/ojol) bernama Affan Kurniawan tewas akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Peristiwa ini kemudian menyulut unjuk rasa anarkis di Jakarta dan berbagai daerah. (Ini).




































