Home Nasional Poktracking: Jokowi Diminta Tak Tunjuk Ketum parpol Jadi Cawapres

Poktracking: Jokowi Diminta Tak Tunjuk Ketum parpol Jadi Cawapres

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha menyarankan, Joko Widodo jangan menunjuk calon wakil presiden dari Ketua Umum Partai. Sebab, hal itu bakal merusak koalisi yang telah dibangun.

“Jangan Ketua Umum Partai. Kalau dari Ketum Partai akan merusak konsolidasi dan soliditas koalisi. Terutama belum tentu PDIP terima,” ujar Hanta di Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6).

Hanta menambahkan, cawapres yang bakal menang di 2019 nanti, berpotensi menjadi capres di 2024. Karenanya, bakal mengancam partai lain yang tokohnya tidak terpilih. Partai yang diuntungkan dengan efek ekor jas (coat tail effect), hanya yang tokohnya ditunjuk Jokowi.

“2019 Nanti cawapres, kemudian menang jadi wapres, ini kan akan menjadi capres kuat di 2024 nanti dan itu berbahaya bagi partai lain,” imbuhnya.

Menurut Hanta, Jokowi butuh tokoh yang mampu mendongkrak elektabilitasnya. Karena sebagai petahana meski elektabilitas masih unggul, tapi posisinya belum aman. Apabila ingin menunjuk tokoh partai, kata dia, cari yang bukan ketua umum.

“Jadi sebaiknya orang non partai atau orang partai yang bukan ketum. Tapi dia punya modalitas elektoral,” kata dia.(Mer).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here