Home Nasional Di Era 4.0, Humas Pemerintah Jangan Baper Tapi Harus Kepo

Di Era 4.0, Humas Pemerintah Jangan Baper Tapi Harus Kepo

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Di era revolusi industri 4.0 peran para humas pemerintah harus mulai diubah. Humas tidak boleh lagi baper alias bawa perasaan. Sebaliknya, humas harus mulai kepo atau knowing every particular object dan update dalam menghadapi sebuah isu.

Begitu kata Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Salamata Sembiring saat membuka Konvensi Humas Indonesia 2018 yang digelar Ikatan Pranata Humas Indonesia (Iprahumas) di Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Sembiring peran kehumasan pemerintah di era 4.0 sangat strategis. Sebab informasi kini telah bergerak cepat di tengah masyarakat.

“Tuntutan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang cepat tepat yang benar menjadi sangat mendesak. Hal ini untuk menghindari berkembangnya hoax di masyarakat,” ujar pembina Iprahumas itu.

Pada acara puncak konvensi digelar diskusi hangat yang menghadirkan Dirjen Informasi Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widyastuti, Jurubicara Presiden Johan Budi dan Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti.

Dalam diskusi tersebut Niken menekankan agar para humas menjalankan tugas utama, yaitu sosialisasi program pemerintah, edukasi kepada publik, kampanye program pemerintah, kontra narasi dan nation branding.

“Pranata humas jangan hanya menguasai sarana komunikasi konvensional saja. Di era 4.0 penggunaan sarana komunikasi baru harus dikuasai dan dimanfaatkan,” ujarnya.

Sementara Johan Budi turut meminta para humas untuk mampu melakukan pemilihan media secara efektif. Dia juga meminta para humas untuk tidak berbohong dan lebih jujur dalam menghadapi substansi masalah.

“Humas jangan memeberikan penjelasan yang akan menimbulkan pertanyaan lainnya,” tukasnya. (Rmo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here