Home News Mundur dari Hanura, Moeldoko: Ingin Fokus Sebagai Kepala Staf Presiden

Mundur dari Hanura, Moeldoko: Ingin Fokus Sebagai Kepala Staf Presiden

0
SHARE

Matanurani, Jakarta  – Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengungkapkan alasannya mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura. Moeldoko mengaku ingin fokus pada perannya sebagai Kepala Staf Presiden.

“Ya saya ingin berfokus kepada tugas-tugas yang saya hadapi sekarang,” ujar Moeldoko usai menyampaikan orasi ilmiah Universitas Terbuka di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (3/7).

Moeldoko tidak menginginkan, tugasnya sebagai Kepala Staf Presiden terbagi konsentrasinya dengan tugasnya sebagai politisi Partai Hati Nurani Rakyat. Sehingga, Moeldoko pun memutuskan untuk pamit pada partai tersebut.

“Biar nanti tidak terbebani yang lain-lain. Ya itu saja alasan saya,” kata Moeldoko.

Moeldoko bahkan menegaskan, dirinya tidak memiliki rencana bergabung ke partai politik lain setelah undur diri dari Partai Hanura. “Tidak, tidak,” ucap Moeldoko singkat.

Sebelumnya, Moeldoko menyampaikan rencana pengunduran diri tersebut saat disinggung soal sikap Partai Hanura terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang berisi larangan bagi mantan koruptor maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2019. Namun begitu, rencana tersebut belum disampaikan secara resmi kepada Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang maupun Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Jenderal Purnawirawan TNI Wiranto.

Keinginan meninggalkan Hanura ini terungkap saat Moeldoko berbincang dengan sejumlah awak media di kantornya. Ketika ditanya mengenai pandangan dia sebagai orang partai terkait peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) yang didalamnya melarang mantan koruptor mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif, Meoldoko justru menyebut bahwa dia akan segera keluar dari Hanura.

“Saya sudah menyiapkan diri mengundurkan diri dari Hanura,” ujar Moeldoko sambil tertawa pelan, Senin (2/7).

Moeldoko pun menceritakan, bahwa dia sebenarnya tidak pernah secara pribadi terlibat dalam urusan partai politik di Hanura. Jabatannya sebagai wakil ketua dewan pembina membuat Meoldoko lebih banyak berada di belakang dan tidak memberikan pengaruh banyak pada kinerja partai Hanura.

“Untuk itu, saya mempertimbangkan mengundurkan diri karena tugas di sini (KSP) semakin tinggi frekuensinya. Makin banyak,” kata Moeldoko. (Rep).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here