Matanurani, Depok – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Depok mengumumkan tiga nama bakal calon Wali Kota Depok. Mereka adalah Imam Budi Hartono yang menjabat Ketua DPD PKS Kota Depok dan Wakil Wali Kota Depok, kemudian Mohammad Kholid yang merupakan Juru Bicara PKS sekaligus bakal caleg DPR.
Nama terakhir yang disiapkan PKS jadi bakal calon Wali Kota Depok adalah Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS dokter Gamal Albinsaid.
Ketua Tim Penjaringan DPD PKS Kota Depok, Bobby Hermanto Setiawan mengatakan, ketiga nama tersebut didapat dari hasil penjaringan internal pemilihan rakyat (pemira). Untuk menghadapi pilkada, PKS sudah memiliki panduan dimulai dari tahapan penjaringan.
“Jadi Depok itu memiliki 600 unit pemilihan anggota untuk 3.600 kader, selanjutnya usulan dari struktur ada 11 dewan pimpinan cabang dan 63 dewan pimpinan ranting tingkat kelurahan,” katanya di DPD PKS Depok, Kamis (6/7).
Selanjutnya ketiga nama diajukan ke pengurus di tingkat provinsi. Nantinya, ketiga nama itu akan dikerucutkan menjadi satu nama saja.
“Ini kita kerucutkan untuk menjadi satu nama yang kita usulkan ke DPW,” katanya.
Di tingkat DPW, nantinya akan dilakukan pembahasan lagi. DPW PKS Jawa Barat akan memanggil pengurus DPD dam tim penjaringan untuk menjabarkan alasan dan strategi pemenangan. Selanjutnya dari DPW akan disampaikan ke DPP.
“DPP juga nanti ada forum yang sama juga, targetnya setelah itu baru ada tahapan penetapan dan SK DPP,” ujarnya.
Bobby menuturkan, SK awal akan dipercepat karena di panduan itu diharapkan calon kepala daerah harus terlibat dalam pileg. Dengan demikian, sebelum masa kampanye sudah ada penetapan awal calon kepala daerah.
“Nanti bacalon yang terlibat punya kontrak politik untuk memenangkan PKS di pemilu legislatif, estimasi kita kalau dipanduan itu 3 bulan sebelum pileg, kampanye pileg itu kan bulan November, jika ditarik mundur Agustus sudah ada penetapan awal,” katanya.
Bobby mengatakan, jika mengikuti prosesnya Depok sebenarnya agak terlambat. Seharusnya sebelum Idul Fitri 1444 Hijriah sudah ada usulan nama-nama kandidat bacalon.
“Karena kita ada beberapa kegiatan yang lain jadi agak tertunda, tapi mudah-mudahan ini menjadi menjawab apa yang disampaikan di tingkat DPW mau pun pusat,” katanya.
Pilkada Depok menjadi salah satu pilkada yang menjadi perhatian masyarakat. Hal ini lantaran munculnya nama Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang digadang bakal turut bertarung memperebutkan Depok 1.(Bes).





































