Home News Kepemilikan Asing di SBN Cuma 39,73 Persen per 4 April 2018

Kepemilikan Asing di SBN Cuma 39,73 Persen per 4 April 2018

0
SHARE

Matanurani, Jakarta — Kementerian Keuangan mencatat porsi kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak 39,73 persen per 4 April 2018. Porsi itu setara dengan Rp865,9 triliun dari total SBN yang diperdagangkan sebesar Rp2.179 triliun.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mengatakan 6,61 persen dari total kepemilikan asing tersebut digenggam oleh bank-bank sentral.

“Kepemilikan bank sentral Rp144,08 triliun, sebagian kecil dari 39,73 persen,” ujarnya, Jumat (6/4).

Namun, Loto tak bisa memaparkan lebih detil bank sentral mana saja yang membeli SBN Indonesia. Sementara, sisa kepemilikan SBN terdiri dari perorangan dan lembaga.

Loto merinci kepemilikan di reksa dana sebesar Rp165,06 triliun, lembaga keuangan sebesar Rp362,48 triliun, dana pensiun (dapen) Rp47 triliun, korporasi Rp22,15 triliun, asuransi sebesar Rp10,2 triliun, yayasan sebesar Rp1,78 triliun, sekuritas Rp1,91 triliun, dan perorangan Rp470 miliar.

“Kami harapkan, tidak ada investor yang spekulan, tapi kalau di SBN kami tidak bisa katakan mana yang spekulan,” papar Loto.

Sementara, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengungkapkan banyaknya kepemilikan asing di SBN Indonesia bisa menimbulkan citra positif bagi ekonomi dalam negeri.

“Karena kan dipandang fundamental ekonomi bagus. Kalau permintaan asing banyak berarti ada kepercayaan asing,” ucap Luky.

Di sisi lain, investor asing juga bisa langsung keluar atau menjual SBN apabila kondisi pasar dinilai investor tersebut sedang tidak kondusif.

Kendati ada sisi positifnya, pemerintah tetap berharap ada penambahan investor domestik tahun ini dengan rencana penerbitan sistem pembelian SBN ritel yang bisa dibeli secara online pada Mei 2018. (Cen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here