Home News KADIN Indonesia Dorong Potensi Wisata Halal di Palembang

KADIN Indonesia Dorong Potensi Wisata Halal di Palembang

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia Eddy Ganefo mengemukakan sektor pariwisata merupakan penyumbang terbesar kedua memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara. Karenanya momentum wisata halal sebagai pengembangan sistem ekonomi syariah perlu dijaga dan menjadi misi utama dalam pengembangan wisata di daerah.

Hal itu disampaikan Eddy saat menjadi pembicara pada acara Talk Show bertajuk “Halal Membawa Pesona”, gelaran ASATI bekerjasama dengan KADIN dan MFHE (Muslim Friendly Halal Excellence) di Rumah Limas Palembang, Rabu (21/2).

“Salah satu misi utama dalam pengembangan sistem ekonomi syariah adalah wisata halal, sebab tahun lalu sektor pariwisata memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara dan merupakan penyumbang terbesar kedua,” kata Eddy.

Menurut pengamatan Eddy penerapan sistem ekonomi syariah sudah sangat mendesak untuk dilakukan karena setiap tahun angkanya selalu meningkat. Dan momentum Asean Games tahun ini di Palembang  bisa dijadikan corong untuk memulai pengembangan ekonomi yang berbasis syariah termasuk sektor pariwisata.

“Potensi wisata halal di Palembang terbuka luas kedepan ini, apalagi Palembang menjadi salah satu tuan rumah Asean Games, untuk itu jangan sia siakan kesempatan ini, kita harus paham apa yg dimaksud wisata halal, dan yang paling penting bagaimana agar kita bisa mempromosikannya ke manca negara,” jelas Eddy.

Namun maraknya momen wisata halal sambung Eddy jangan kemudian dikomersilkan karena banyaknya pelaku usaha yang ingin mendapatkan sertifikasi halal. Proses halal harus benar-benar halal keseluruhan, bukan karena dipaksakan apalagi sampai dikomersilkan.

“KADIN Indonesia sepakat untuk mendorong serta memulai global wisata halal sesegera mungkin dicanangkan di Palembang,” pungkas Eddy.

Ditempat yang sama Ketua DPD ASATI Sumatra Selatan, Syarif Ali menyambut baik potensi wisata halal lokal dikembangkan. Karenanya ASATI siap menjadi wadah menghidupkan travel lokal sehingga jika ada kunjungan wisata dari luar kota atau luar negeri travel lokal yang akan menjadi guide.

“Mulai sekarang tidak boleh lagi ada EO luar yang masuk, jadi kalau ada wisatawan yang bakal berkunjung ke Palembang dan Sumsel harus melalui travel lokal yang paham benar wisata lokal yang bakal dikenalkan,” kata Syarif.

Hadir dalam acara tersebut Kabid Destinasi Dinas  Kebudayaan & Pariwisata Sumsel Zainal Arifin mewakili Gubernur Sumsel, Ketua Umum Asosiasi  Sales Travel Indonesia M. Syukri Machmud, CEO – Co-Founder Paytren Hari Prabowo, Founder  Global Halalan Thayyiban Trade and Industry Ahmad Inzuddin M H, Founding Member International Halal Indonesia Eddy Iskandar, Chief Operating  Officer at Inno Scientific  and Services Zulkefli Muhammad, Chairman Global Intellect Service Sergey Kan. Dan para pelaku usaha kecil menengah bidang perhotelan, rumah makan/kuliner, travel, transportasi Palembang. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here