Home Ekonomi Rupiah Melemah, Presiden Jokowi: Ini Fenomena Pasar Global

Rupiah Melemah, Presiden Jokowi: Ini Fenomena Pasar Global

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo menilai penguatan dolar Amerika Serikat merupakan fenomena ekonomi global yang berdampak pada banyak negara di dunia. Penguatan itu membuat kurs mata uang di banyak kawasan bergejolak.

“Ini fenomena pasar global yang semua negara juga mengalami. Semua negara juga sedang bergejolak kursnya. Terkena dampak dari kebijakan-kebijakan terutama kenaikan suku bunga di Amerika Serikat,” ujar Jokowi usai membuka Musrenbangnas RKP 2019 di Jakarta, Senin (30/4).

Jokowi mengatakan, saat ini kondisi ekonomi makro masih baik. Hal itu, tercermin dengan kondisi perekonomian yang masih tumbuh, inflasi terkendali, kinerja ekspor, dan defisit fiskal semakin positif.

“Saya yakin fundamental kita ini baik, ada pertumbuhan, inflasi juga bisa kita kendalikan di kurang lebih 3,5 persen, kemudian juga ekspor kita masih baik, defisit neraca kita juga semakin baik. Artinya fundamental makro kita baik,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi mengaku tidak akan melakukan intervensi terkait urusan moneter. Ia pun menyerahkan kebijakan tersebut kepada Bank Indonesia.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada 30 April 2018, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS adalah sebesar Rp 13.877 per dolar AS. Meski begitu, pekan lalu nilai tukar rupiah sempat menembus level Rp 13.900 per dolar AS. (Rep).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here