Matanurani, Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke China berbuah manis. Bukan saja bagi hubungan kedua negara, namun juga sikap politik Presiden Xi Jinping. Pemimpin negeri tirai bambu itu secara terbuka memberikan dukungan ke kebijakan yang akan diambil Prabowo dalam memulihkan ketertiban dan stabilitas Indonesia.
“China mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo, mendukung pemulihan ketertiban dan stabilitas Indonesia secepatnya, serta mendukung pembangunan dan penguatan Indonesia,” kata Xi Jinping dikutip dari siaran pers, Kamis (4/9).
Sementara itu, Prabowo mengatakan bahwa perkembangan situasi Indonesia semakin stabil. Dia berharap Indonesia dan China dapat memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, hingga infrastruktur.
“Hubungan kedua negara kini berada pada periode terbaik dalam sejarah. Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama dengan China di bidang perdagangan, investasi, keuangan, dan infrastruktur, mendorong tercapainya lebih banyak hasil nyata dalam hubungan kedua negara,” jelas Prabowo.
Menanggapi respons Prabowo, China menyatakan siap memperluas kerja sama di sektor strategis seperti mineral, ekonomi digital, kecerdasan buatan, pertanian, dan perikanan bersama Indonesia.
Diketahui, Prabowo sudah tiba di tanah air usai kunjungan kerja ke Beijing, China, Rabu (3/9/2025). Pesawat yang membawa Prabowo tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, pukul 21.00 WIB.
Selama di China, Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Teddy menjelaskan bahwa kunjungan ke China kali ini hanya berlangsung singkat yakni, kurang dari 8 jam sejak Prabowo tiba di Beijing.
“Hari ini, hanya dalam waktu kurang dari 8 jam, Presiden Prabowo Subianto berada di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok,” kata Teddy melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (3/9).
Adapun kunjungan singkat Prabowo dalam rangka memenuhi undangan khusus dari Presiden China Xi Jinping, untuk menghadiri rangkaian acara parade militer Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat China yang berlangsung di Tiananmen Square, Rabu.
Teddy menyampaikan Prabowo sebetulnya juga diundang untuk menghadiri rangkaian acara yang dimulai sejak 31 Agustus lalu. Namun, Prabowo memutuskan menunda keberangkatannya ke China karena mempertimbangkan dinamika situasi di dalam negeri.
Dalam acara parade yang digelar hari ini, hadir sebanyak 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan dari berbagai penjuru dunia. Prabowo tampak duduk sejajar dengan Presiden Xi dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Ini).





































