Matanurani, Jakarta – Pemerintahan Jokowi – JK telah berhasil membangun 2.200 lapangan olahraga di seluruh desa di Indonesia. Capaian ini disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
Menpora Nahrawi menjelaskan, dalam program 1.000 lapangan olahraga yang digulirkan Kementerian Pemuda dan Olahraga sejak 2015 hingga 2017, telah berhasil membangun 2.200 lapangan olahraga.
“Dengan anggaran yang terbatas, sampai 2017 kita berhasil membangun 2.200 lapangan di desa. Terdiri dari lapangan sepakbola, basket, volley ball, panjat tebing, dan futsal,” ujar Menpora saat diskusi Promosi Asian Games 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8) seperti termuat dalam keterangan resmi.
Tahun 2018, lanjut Menpora, program tersebut dihentikan karena mengikuti arahan Presiden Jokowi untuk melebur menjadi satu di Dana Desa.
“Dana Desa itu sekarang sudah teraplikasi di lapangan untuk memfasilitasi, tidak hanya infrastruktur olahraga tapi juga kegiatan keolahragaan di desa,” jelas Menpora.
Tampak hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menpora Imam Nahrawi.
Presiden Jokowi pun mengingatkan kepada aparat desa untuk memprioritaskan anggaran dana desa untuk menciptakan atlet-atlet berbakat di setiap desa di Indonesia.
“Karena jangan sampai yang menikmati olahraga itu hanya yang di kota tapi yang di desa juga bisa menikmati fasilitas-fasilitas yang itu sehingga nanti juga memunculkan prestasi-prestasi yang baik. (Dana Desa) itu bukan uang yang kecil, uang yang gede sekali,” tutur Kepala Negara yang hadir dalam diskusi tersebut.
Pemerintahan Jokowi-JK dalam 4 tahun ini memang telah mengucurkan Dana Desa sebanyak Rp187 triliun dengan rincian tahun 2015 Rp20 triliun, 2016 Rp47 triliun, 2017 Rp60 triliun, dan 2018 Rp60 triliun. (Inf).




































