Matanurani, Jakarta – Galang Kemajuan (GK) Ladies salah satu organisasi pengembangan dibawah koordinasi GK Center yang concern pada perempuan Indonesia menggelar seminar tentang pemanfaatan dan pengendalian sampah plastik di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (26/7).
Ketua panitia penyelenggara Veve Safitri (Sekretaris GK Ladies) dan Lana T Koentjoro (Ketua GK Ladies) berharap para peserta seminar yang didominasi kaum ibu- ibu milenial tersebut menjadi peduli untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik saat kini.
Sementara Direktur Jenderal Pengolahan Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya, Rosa Vivien Ratnawati dalam sambutanya mengatakan, sampah plastik menjadi masalah utama, jika dibuang sembarangan di darat, sungai dan laut.
Misalnya Ikan yang mengkonsumsi sampah plastik bisa mengancam kesehatan manusia.
“Jadi jika ibu hamil mengonsumsi ikan tersebut anaknya bisa kuntet (stunting). Ancaman lainnya sampah plastik baru dapat terurai dalam jangka waktu 1000 – 1000.000 tahun, sehingga kita harus bisa menjadi perantara penyuluhan pada lingkungan masing-masing,” ungkap Rosa.
Ditempat yang sama praktisi dari Institut Teknologi Bandung, Zainal Abidin menyebutkan masyarakat perlu di edukasi untuk membuang sampah menurut jenisnya, dan dimanfaatkan serta diolah oleh industri. “Hasilnya memiliki nilai ekonomi yang bisa menciptakan produk pupuk, konsentrat dan bibit yang sekaligus memberikan lapangan pekerjaan” kata Zainal.
Hadir dalam seminar tersebut Francisca Sestri mewakili GK Foundation, salah satu organisasi sosial yang selalu aktif mendukung upaya- upaya Pemerintahan Presiden Jokowi dalam memajukan bangsa. (Ses).





































