Home Nasional Dua Direktur KPK yang Baru Resmi Dilantik

Dua Direktur KPK yang Baru Resmi Dilantik

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Dua direktur Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, yakni Direktur Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat (PIPM) serta Direktur Pengawasan Internal (PI) oleh ketua KPK Agus Rahardjo, Rabu (1/8/2018).

Direktur PIPM dijabat oleh Herry Muryanto dan Direktur PI diisi oleh Subroto. Keduanya merupakan anggota Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).‎ Herry Muryanto sebelumnya merupakan Direktur Penyelidikan KPK.

‎”Puji syukur, kita bisa melantik pejabat baru. Teman-teman dari BPKP terima kasih kehadirannya. Karena ini sebenarnya dua-duanya dari BPKP, tapi yang satu memang sudah lama di KPK,” kata Agus Rahardjo saat memberikan sambutannya di Gedung Penunjang KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (1/8).

Menurut Agus, dua jabatan itu telah lama kosong. Bahkan, untuk posisi Direktur Pengawas Internal sudah kosong selama lima tahun. Dia berharap, setelah terisinya jabatan kosong itu, lembaga antirasuah bisa bekerja lebih optimal.

“Dan dalam waktu singka, kita juga bisa mengisi semua jabatan, rotasi bagi yang lama, kemudian nanti pimpinan akan bertemu dengan Deputi untuk membicarakan rotasi ini,” sambungnya.

Agus berharap kepada Herry Muryanto yang kini telah mengisi Direktur PIPM agar‎ dapat mensikronkan antara pengaduan masyarakat (Dumas) dengan penyelidikan. Sebab, dari banyaknya pegaduan masyarakat, yang naik ke tingkat penyelidikan hanya sedikit.

“Anda bisa bayangkan laporan masyarakat yang masuk ke KPK ribuan dalam setiap tahun, yang naik (ke penyelidikan) rata-rata sangat sedikit. Sangat sedikit, padahal masyartakat sangat berharap kepada KPK,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk jabatan Direktur Pengawas Inter‎nal, Agus berharap agar Subroto dapat mengawasi kinerja serta etika anak buahnya dalam menjalankan tugas. Terutama dalam segi keuangan yang digunakan.

“Karena saya berkali-kali bilang jangan sampai menjadi temuan BPK, lebih baik kita yang menemukan lebih dulu ketimbang BPK, yang tidak kalah penting juga kinerja, harus diperbaiki,” ujarnya.(Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here